Eli Schlanger, Korban Tewas Penembakan Massal Pantai Bondi, Adalah Pendukung Israel

Senin, 15 Desember 2025 - 09:09 WIB
loading...
Eli Schlanger, Korban...
Eli Schlanger, salah satu dari 16 orang yang tewas dalam penembakan massal Pantai Bondi di Australia, adalah pendukung Israel dalam perang brutal di Gaza. Foto/Ynet
A A A
SYDNEY - Rabbi Eli Schlanger, seorang utusan Chabad yang bertugas di Sydney, termasuk di antara 16 orang yang tewas dalan penembakan massal yang menargetkan komunitas Yahudi di Pantai Bondi, Australia, pada hari Minggu. Schlanger, rabbi kelahiran Inggris, dikenal sebagai pendukung militer Israel dalam perang brutal di Gaza, Palestina.

Dia berusia 41 tahun dan meninggalkan istri dan lima anak, termasuk seorang bayi laki-laki yang upacara sunatnya direkam saat dia hadiri beberapa minggu yang lalu.

Schlanger ditembak pada malam pertama acara Hanukkah, yang dia bantu organisasikan untuk komunitas Yahudi setempat.

Baca Juga: Ini Ahmed Al Ahmed, Muslim Pahlawan yang Berani Lucuti Senjata Penembak Massal Pantai Bondi

Schlanger tiba di Sydney pada tahun 2008 sebagai bagian dari misi Chabad-nya dan dengan cepat menjadi tokoh sentral dalam kehidupan komunitas Yahudi. Pada Hanukkah tahun lalu, dia mengunggah video yang menyerukan kepada orang Yahudi untuk "menyebarkan cahaya", mendokumentasikan dirinya menyalakan menorah listrik di ruang publik di seluruh kota.

Di luar pekerjaannya di Australia, Schlanger aktif dalam berbagai kegiatan Yahudi di seluruh dunia. Dia ikut serta dalam inisiatif peringatan untuk para korban pembantaian 7 Oktober 2023 di Israel dan, dalam beberapa bulan terakhir, melakukan perjalanan ke Israel, di mana dia difoto sedang memperkuat dan menyemangati tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Foto profil WhatsApp-nya menunjukkan dirinya dikelilingi oleh pasukan Zionis.

Hanya beberapa minggu sebelum kematiannya, Schlanger mengirimkan surat yang penuh semangat kepada Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese setelah keputusan pemerintah Partai Buruh mengakui Negara Palestina.

“Sebagai seorang rabbi di Sydney, saya meminta Anda untuk tidak mengkhianati bangsa Yahudi dan tidak mengkhianati Tuhan,” tulis Schlanger.

Dia mengatakan bahwa tanah Israel diberikan oleh Tuhan kepada Abraham, Ishak, dan Yakub sebagai tanah air abadi bangsa Yahudi dan memperingatkan bahwa sejarah menghakimi para pemimpin yang membelakangi orang Yahudi dengan penghinaan.

“Anda memiliki kesempatan untuk berdiri teguh dengan kebenaran dan keadilan,” lanjut surat Schlanger. “Dengan membalikkan tindakan pengkhianatan ini, Anda akan menghormati bangsa Yahudi dan warisan kita serta berdiri teguh dengan firman Tuhan.”

Rabbi Menachem Kotlarsky dari markas besar global Chabad mengatakan bahwa Schlanger adalah salah satu utusan gerakan yang paling setia.

“Rabbi Eli, semoga kenangannya diberkati, bekerja dengan dedikasi penuh untuk komunitasnya,” katanya. “Kehilangan dia, dan kehilangan orang-orang Yahudi lainnya yang dibunuh, sangat mengejutkan dan tak tertahankan.”

Kotlarsky mengatakan penyalaan lilin Hanukkah di seluruh dunia akan berjalan sesuai rencana, dengan peningkatan keamanan. “Warisan dia adalah untuk terus menyebarkan cahaya Hanukkah, untuk memperluas kegembiraan dan tidak terhalang oleh teroris mana pun,” katanya. “Tidak ada peluru yang ditembakkan oleh teroris yang dapat memadamkan cahaya itu.”

Penembakan massal kemarin petang terjadi di ujung utara Pantai Bondi selama acara "Hanukkah by The Sea" yang dihadiri oleh lebih dari 1.000 orang.

Rentetan tembakan dilepaskan dari jembatan terdekat saat seorang tokoh masyarakat senior sedang berbicara. Dua tersangka berpakaian hitam melepaskan tembakan sebelum dilumpuhkan oleh polisi dan seorang pria Muslim. Satu tersangka tewas, dan yang lainnya, yang diidentifikasi sebagai Nabeed Akram, terluka parah.

Investigasi polisi terhadap serangan teroris anti-Semit tersebut masih berlangsung.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Menteri Israel Kecam...
Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!
Rekomendasi
Belum Move On, Aji Darmaji...
Belum Move On, Aji Darmaji Tak Kuat Lihat Rumah Lama dengan Mpok Alpa di Ciganjur
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Berita Terkini
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Infografis
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Universitas Florida Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved