Ini Reaksi Para Pemimpin Dunia atas Penembakan Massal Pantai Bondi yang Targetkan Yahudi
Senin, 15 Desember 2025 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Ini Ahmed Al Ahmed, Muslim Pahlawan yang Berani Lucuti Senjata Penembak Massal Pantai Bondi
Dia mengeklaim Albanese telah mengganti "kelemahan dengan kelemahan dan sikap lunak dengan sikap lunak yang lebih banyak".
"Pemerintah Anda tidak melakukan apa pun untuk menghentikan penyebaran anti-Semitisme di Australia. Anda tidak melakukan apa pun untuk mengekang sel-sel kanker yang tumbuh di dalam negara Anda. Anda tidak mengambil tindakan apa pun. Anda membiarkan penyakit itu menyebar dan hasilnya adalah serangan mengerikan terhadap orang Yahudi yang kita lihat hari ini," katanya, seperti dikutip The Guardian, Senin (15/12/2025).
Netanyahu memuji tindakan seorang pri Muslim warga yang berani merebut senjata dari salah satu penyerang.
“Tetapi saat ini kita mengkhawatirkan rakyat kita, keselamatan kita, dan kita tidak akan tinggal diam,” kata Netanyahu. “Kita melawan mereka yang mencoba memusnahkan kita.”
Presiden Israel Isaac Herzog mengatakan dalam pesan video yang diunggah daring, “Teroris keji sengaja menargetkan keluarga Yahudi yang tidak bersalah yang merayakan malam pertama Hanukkah."
“Rakyat Israel berdiri bersama Anda semua di saat yang sangat gelap dan sulit ini...rakyat Yahudi kuat, tangguh, dan bersatu, dan pesan kami jelas: lampu Hanukkah harus tetap menyala dan akan dinyalakan di seluruh dunia, terutama di pantai Bondi, di Sydney, dan di seluruh Australia," katanya.
Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan AS mengutuk keras serangan itu. “Anti-Semitisme tidak memiliki tempat di dunia ini. Doa kami bersama para korban serangan mengerikan ini, komunitas Yahudi, dan rakyat Australia," katanya.
Mantan presiden AS Barack Obama mengatakan dia dan istrinya, Michelle, berdoa untuk keluarga yang berduka atas korban serangan itu. “Untuk semua orang yang menyalakan lilin malam ini, semoga cahaya menorah menerangi saat-saat tergelap Anda,” tulisnya di X.
Dia mengeklaim Albanese telah mengganti "kelemahan dengan kelemahan dan sikap lunak dengan sikap lunak yang lebih banyak".
"Pemerintah Anda tidak melakukan apa pun untuk menghentikan penyebaran anti-Semitisme di Australia. Anda tidak melakukan apa pun untuk mengekang sel-sel kanker yang tumbuh di dalam negara Anda. Anda tidak mengambil tindakan apa pun. Anda membiarkan penyakit itu menyebar dan hasilnya adalah serangan mengerikan terhadap orang Yahudi yang kita lihat hari ini," katanya, seperti dikutip The Guardian, Senin (15/12/2025).
Netanyahu memuji tindakan seorang pri Muslim warga yang berani merebut senjata dari salah satu penyerang.
“Tetapi saat ini kita mengkhawatirkan rakyat kita, keselamatan kita, dan kita tidak akan tinggal diam,” kata Netanyahu. “Kita melawan mereka yang mencoba memusnahkan kita.”
Presiden Israel Isaac Herzog mengatakan dalam pesan video yang diunggah daring, “Teroris keji sengaja menargetkan keluarga Yahudi yang tidak bersalah yang merayakan malam pertama Hanukkah."
“Rakyat Israel berdiri bersama Anda semua di saat yang sangat gelap dan sulit ini...rakyat Yahudi kuat, tangguh, dan bersatu, dan pesan kami jelas: lampu Hanukkah harus tetap menyala dan akan dinyalakan di seluruh dunia, terutama di pantai Bondi, di Sydney, dan di seluruh Australia," katanya.
3. Amerika Serikat (AS)
Presiden AS Donald Trump mengatakan itu adalah “serangan yang mengerikan” dan “serangan anti-Semit yang jelas”. Dia menyampaikan belasungkawa kepada semua orang.Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan AS mengutuk keras serangan itu. “Anti-Semitisme tidak memiliki tempat di dunia ini. Doa kami bersama para korban serangan mengerikan ini, komunitas Yahudi, dan rakyat Australia," katanya.
Mantan presiden AS Barack Obama mengatakan dia dan istrinya, Michelle, berdoa untuk keluarga yang berduka atas korban serangan itu. “Untuk semua orang yang menyalakan lilin malam ini, semoga cahaya menorah menerangi saat-saat tergelap Anda,” tulisnya di X.
Lihat Juga :