Seorang Anggota ISIS Tembak Mati 2 Tentara AS dan 1 Warga Sipil di Suriah
Minggu, 14 Desember 2025 - 05:29 WIB
loading...
A
A
A
Presiden AS Donald Trump telah bersumpah akan melakukan pembalasan yang sangat serius atas serangan itu dan menyalahkan kelompok ISIS.
“Ini adalah serangan ISIS terhadap AS dan Suriah, di bagian Suriah yang sangat berbahaya yang tidak sepenuhnya dikuasai oleh mereka. Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa sangat marah dan terganggu oleh serangan ini,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, Minggu (14/12/2025).
Menurut laporan media lokal, serangan itu terjadi di dekat kota Palmyra di Suriah tengah, di mana patroli gabungan pasukan pemerintah Suriah dan pasukan AS diserang. Setidaknya dua prajurit Suriah terluka dalam serangan itu.
Lalu lintas di sepanjang jalan raya Damaskus-Deir ez-Zor dihentikan sementara setelah serangan itu, dan area di sekitar Palmyra dikordonisasi. Beberapa pesawat militer AS terlihat terbang rendah di area tersebut, menurut rekaman yang beredar online.
Kementerian Dalam Negeri Suriah mengeklaim telah memperingatkan koalisi pimpinan AS tentang kemungkinan serangan oleh ISIS. Namun, peringatan sebelumnya tentang kemungkinan infiltrasi ISIS akhirnya diabaikan oleh pasukan mitra, klaim juru bicara kementerian tersebut, Anwar al-Baba, dalam pidato yang disiarkan televisi.
“Ini adalah serangan ISIS terhadap AS dan Suriah, di bagian Suriah yang sangat berbahaya yang tidak sepenuhnya dikuasai oleh mereka. Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa sangat marah dan terganggu oleh serangan ini,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, Minggu (14/12/2025).
Menurut laporan media lokal, serangan itu terjadi di dekat kota Palmyra di Suriah tengah, di mana patroli gabungan pasukan pemerintah Suriah dan pasukan AS diserang. Setidaknya dua prajurit Suriah terluka dalam serangan itu.
Lalu lintas di sepanjang jalan raya Damaskus-Deir ez-Zor dihentikan sementara setelah serangan itu, dan area di sekitar Palmyra dikordonisasi. Beberapa pesawat militer AS terlihat terbang rendah di area tersebut, menurut rekaman yang beredar online.
Kementerian Dalam Negeri Suriah mengeklaim telah memperingatkan koalisi pimpinan AS tentang kemungkinan serangan oleh ISIS. Namun, peringatan sebelumnya tentang kemungkinan infiltrasi ISIS akhirnya diabaikan oleh pasukan mitra, klaim juru bicara kementerian tersebut, Anwar al-Baba, dalam pidato yang disiarkan televisi.
Lihat Juga :