China Eksekusi Mati Bankir Bai Tianhui karena Korupsi Rp2,5 Triliun
Kamis, 11 Desember 2025 - 11:45 WIB
loading...
A
A
A
Perusahaan ini merupakan salah satu dari empat perusahaan yang dibentuk pada tahun 1999 untuk membantu membersihkan tumpukan utang macet yang mencekik sistem perbankan China, dan perusahaan tersebut kemudian berekspansi ke bisnis investasi, pinjaman, dan properti.
Bai adalah eksekutif senior kedua dari perusahaan tersebut yang dieksekusi karena korupsi.
Lai Xiaomin, mantan bos Tianui, dieksekusi pada Januari 2021, sebulan setelah dinyatakan bersalah menerima suap sebesar 1,8 miliar yuan dan menggelapkan lebih dari 25 juta yuan aset publik.
Dia juga dinyatakan bersalah atas bigami setelah hidup bersama seorang wanita "sebagai suami istri dalam jangka waktu lama" di luar pernikahannya dan memiliki anak di luar nikah.
Lembaga pengawas antikorupsi China, Komisi Pusat untuk Inspeksi Disiplin, menahan 54 regulator negara, bankir, dan eksekutif keuangan senior dalam sembilan bulan pertama tahun ini, menurut perhitungan dari South China Morning Post, Kamis (11/12/2025).
Tahun lalu, total 97 eksekutif keuangan senior telah diberhentikan.
Bai adalah eksekutif senior kedua dari perusahaan tersebut yang dieksekusi karena korupsi.
Lai Xiaomin, mantan bos Tianui, dieksekusi pada Januari 2021, sebulan setelah dinyatakan bersalah menerima suap sebesar 1,8 miliar yuan dan menggelapkan lebih dari 25 juta yuan aset publik.
Dia juga dinyatakan bersalah atas bigami setelah hidup bersama seorang wanita "sebagai suami istri dalam jangka waktu lama" di luar pernikahannya dan memiliki anak di luar nikah.
Lembaga pengawas antikorupsi China, Komisi Pusat untuk Inspeksi Disiplin, menahan 54 regulator negara, bankir, dan eksekutif keuangan senior dalam sembilan bulan pertama tahun ini, menurut perhitungan dari South China Morning Post, Kamis (11/12/2025).
Tahun lalu, total 97 eksekutif keuangan senior telah diberhentikan.
(mas)
Lihat Juga :