Rusia Puji Donald Trump yang Paham Penyebab Perang Ukraina

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:23 WIB
loading...
A A A
Lavrov mengatakan bahwa “puncak dari seluruh saga [Ukraina] semakin dekat,” dengan alasan bahwa Trump secara efektif mengakui bahwa “akar penyebab [konflik] yang diidentifikasi oleh Rusia harus dihilangkan.”

Ia mengutip, khususnya, keberatan Moskow yang sudah lama terhadap aspirasi NATO Ukraina dan penindasan yang sedang berlangsung terhadap hak-hak penduduk setempat.

Menteri tersebut menambahkan bahwa Trump tetap “satu-satunya pemimpin Barat yang peduli dengan hak asasi manusia dalam situasi ini,” membandingkannya dengan pemerintah Uni Eropa yang dianggap Moskow sebagai pihak yang menghindar dalam masalah ini. Ia mengungkapkan bahwa peta jalan AS yang diusulkan untuk penyelesaian konflik secara eksplisit menyerukan perlindungan hak-hak minoritas nasional dan kebebasan beragama di Ukraina, “sesuai dengan kewajiban internasional.”

Namun, menurut Lavrov, ketentuan-ketentuan tersebut dilemahkan setelah dokumen tersebut diserahkan kepada Uni Eropa. Ia mengklaim bahwa bahasa yang relevan ditulis ulang untuk menyatakan bahwa Ukraina seharusnya mengikuti standar “yang diadopsi di Uni Eropa.”

Moskow selama bertahun-tahun telah menyuarakan kekhawatiran atas tindakan keras Kiev terhadap bahasa dan budaya Rusia, serta upaya untuk menekan hak-hak otoritas nasional lainnya, sambil menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan Ukraina secara terbuka mendorong neo-Nazisme di negara tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Mencekam! Langit Kanada...
Mencekam! Langit Kanada Berubah Jadi Oranye akibat Kebakaran Hutan Dahsyat
Rekomendasi
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Berita Terkini
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved