Bos Intelijen Ukraina Klaim Mampu Menyadap Pejabat Tinggi Rusia

Selasa, 09 Desember 2025 - 11:29 WIB
loading...
A A A
Meskipun kantor Zelensky membantah terlibat, pernyataan Budanov mengisyaratkan kemungkinan peran Ukraina, terutama karena perundingan yang bocor menunjukkan bahwa Kyiv telah dilewati.

Ketika berbagai pihak saling menyalahkan atas kebocoran tersebut, seorang pejabat keamanan Eropa mengatakan kepada The Wall Street Journal (WSJ) pada November lalu bahwa puluhan negara kemungkinan telah menyadap panggilan telepon Ushakov, karena dia menggunakan saluran telepon seluler yang tidak aman.

Pekan lalu, The Guardian mengutip seorang mantan pejabat intelijen AS yang mengatakan kebocoran tersebut kemungkinan berasal dari Washington, mungkin oleh seseorang yang menentang kebijakan Trump.

Berbicara kepada Kommersant bulan lalu, Ushakov menyatakan bahwa kebocoran tersebut mungkin merupakan bagian dari kampanye melawan Witkoff, dan mengatakan beberapa materi tersebut palsu. Dia memperingatkan bahwa mengungkapkan pembicaraan rahasia semacam itu dapat merusak kepercayaan antara AS dan Rusia, membandingkan kasus tersebut dengan skandal Mike Flynn tahun 2017, ketika kebocoran panggilan telepon Rusia memaksa penasihat keamanan nasional Trump untuk mengundurkan diri.

Seorang pejabat senior Trump memberikan pandangan berbeda, mengatakan kepada WSJ bahwa kebocoran tersebut kemungkinan berasal dari badan intelijen asing. Pejabat tersebut mengatakan target sebenarnya adalah Ushakov, yang juga terekam berbicara dengan utusan Kremlin, Kirill Dmitriev.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
Iran Bangkit Dua Kali,...
Iran Bangkit Dua Kali, Imbangi Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026
SPMB Banten 2026 Jenjang...
SPMB Banten 2026 Jenjang SMK Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftarnya
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved