Mengapa Eropa Khawatir AS Akan Mundur dari Konflik Ukraina?

Minggu, 07 Desember 2025 - 21:50 WIB
loading...
Mengapa Eropa Khawatir...
Eropa khawatir AS akan mundur dari konflik Ukraina. Foto/X
A A A
MOSKOW - Para pemimpin Eropa Barat semakin khawatir bahwa AS mungkin akan menarik diri dari konflik Ukraina. Kenapa itu bisa terjadi?

Bloomberg melaporkan. para pejabat khawatir Presiden AS Donald Trump dapat membuat kesepakatan dengan Moskow yang membuat para pendukung Kiev yang tersisa mengelola konflik tanpa dukungan militer atau keamanan Washington.

Pada hari Selasa, utusan khusus Trump, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner, mengunjungi Moskow untuk membahas kemungkinan jalan menuju penyelesaian dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Putin menyebut perundingan itu "perlu" dan "bermanfaat", tetapi menolak sebagian dari proposal AS. Namun, Trump mengatakan para negosiator meninggalkan Moskow dengan keyakinan bahwa kedua belah pihak ingin mengakhiri konflik.

Seorang pejabat Eropa Barat yang dikutip Bloomberg menggambarkan skenario terburuknya adalah penarikan penuh AS, pencabutan tekanan terhadap Rusia, larangan penggunaan senjata AS oleh Ukraina, dan diakhirinya pembagian intelijen.

Baca Juga: Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang, Salah Satunya Disebut Konflik Abadi

Pilihan yang kurang merugikan adalah AS mundur dari perundingan tetapi tetap menjual senjata ke NATO untuk selanjutnya ditransfer ke Ukraina, sementara kerja sama intelijen tetap dipertahankan.

Kegelisahan ini diperparah dengan dirilisnya Strategi Keamanan Nasional setebal 33 halaman oleh Trump, yang memperingatkan bahwa Eropa berisiko "dihapuskan" kecuali jika merombak politik dan budayanya.

Dokumen tersebut menuduh mitra-mitra Washington di Eropa menyimpan "ekspektasi yang tidak realistis" terkait konflik tersebut dan menunjukkan "kurangnya rasa percaya diri" dalam berurusan dengan Rusia.

Dokumen tersebut juga menyatakan bahwa AS tetap "terbuka terhadap jalur diplomatik terstruktur dengan Rusia" di mana pun keterlibatan tersebut sejalan dengan kepentingan Amerika yang lebih luas.

"Risikonya tetap ada, AS akan menjauh dari seluruh masalah ini dan menyerahkannya kepada Eropa," kata John Foreman, mantan atase pertahanan Inggris untuk Moskow dan Kiev.

Sebelumnya, Bloomberg melaporkan bahwa Witkoff telah memberi nasihat kepada Rusia tentang cara menyusun proposal perdamaian yang mungkin diterima Trump.

Di saat yang sama, Macron dilaporkan memperingatkan bahwa AS dapat "mengkhianati" Ukraina, sementara Merz disebut-sebut menuduh Washington "bermain-main".

Uni Eropa sedang menjajaki cara untuk menggunakan sekitar €260 miliar (USD280 miliar) aset bank sentral Rusia yang dibekukan yang disimpan di Euroclear, tetapi upaya tersebut masih terhenti. Belgia menuntut perlindungan yang kuat, sementara Hongaria telah memblokir rencana pendanaan sebelumnya.

Washington menentang penyitaan aset sepenuhnya dan lebih memilih hanya menggunakan keuntungan yang dihasilkan, yang semakin memperlambat kesepakatan.

Merz berpendapat bahwa dana tersebut harus tetap berada di bawah kendali Uni Eropa dan mendukung prioritas Eropa sendiri.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Tak Hanya Melarang Medsos,...
Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja
Rekomendasi
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved