Kaleidoskop 2025: 6 Kejadian Unik Tahun Ini, Termasuk AI Jadi Menteri untuk Cegah Korupsi
Minggu, 07 Desember 2025 - 13:44 WIB
loading...
Albania jadi negara pertama di dunia yang tunjuk AI sebagai menteri untuk cegah korupsi. Ini jadi salah satu momen unik sepanjang tahun 2025. Foto/NDTV
A
A
A
JAKARTA - Tahun 2025 memang diwarnai perang pertumpahan darah yang tak kunjung selesai. Ada juga berbagai kudeta militer, skandal korupsi, dan ketegangan geopolitik yang tak ada habisnya.
Namun, selain berbagai berita keras dan menyedihkan itu, ada pula beragam momen langka dan unik yang terjadi sepanjang tahun ini. Ada yang lucu, aneh, dan ada pula yang inspiratif.
6 Kejadian Unik Sepanjang 2025
Baca Juga: Kaleidoskop 2025: Ini 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Jakku Song membagikan pengalamannya itu di video YouTube-nya. Dia mengatakan bahwa dirinya telah memperoleh Japanese Language Proficiency Test Certificate atau Sertifikat Uji Kemampuan Bahasa Jepang, di mana dia memperoleh skor N2—kemampuan untuk memahami bahasa Jepang yang digunakan dalam situasi sehari-hari dan dalam berbagai keadaan hingga tingkat tertentu.
Dalam video YouTube tersebut, Jakku mengatakan bahwa dia telah menonton lebih dari 4.500 video dewasa Jepang sepanjang hidupnya. “Saya mengembangkan kemampuan bahasa tertentu tanpa menyadarinya. Saya mendaftar untuk mengikuti tes di Jakku untuk menguji kemampuan bahasa Jepang saya. Tanpa diduga, saya mendapat skor bagus, yaitu N2!” katanya, pada Januari 2025.
Salah satu bank terbesar di Amerika Serikat (AS) nyaris mentransfer USD81 triliun (Rp1,3 kuintiliun) ke rekening nasabah. Itu terjadi karena kesalahan input "fat finger" oleh seorang karyawan bank.
Sekadar diketahui nominal USD81 triliun sangatlah besar. Jika dikurskan rupiah sekitar Rp1.334.252.359.424.698.400 atau Rp1,3 kuintiliun. Bank yang salah transfer itu adalah Citigroup, salah satu dari empat pemberi pinjaman besar di AS.
Menurut laporan Financial Times, Senin (3/3/2025), staf bank tersebut secara keliru mengetikkan nominal transfer USD81 triliun ke rekening nasabah, bukannya USD280 yang diminta karena kesalahan pengetikan oleh seorang staf bank.
Jumlah yang sangat besar itu disetujui setelah diperiksa oleh dua karyawan bank. Nominal itu semestinya dikirim ke rekening nasabah tersebut keesokan paginya seperti yang dijadwalkan.
Namun, pembayaran tersebut baru ditandai setelah karyawan ketiga menyadari adanya masalah dengan saldo keseluruhan raksasa bank tersebut, 90 menit setelah pembayaran antara dua rekening besar Citigroup yang terpisah dilakukan.
Dua pria bersaudara yang dinikahi Sunita adalah Pradeep Negi dan Kapil Negi. Kedua pria tersebut berasal dari suku Hatti. Ratusan orang menyaksikan pernikahan yang diresmikan di bawah tradisi poliandri yang sudah ketinggalan zaman.
Ketiga pengantin mengatakan mereka mengambil keputusan poliandri ini tanpa tekanan. Lagu dan tarian daerah setempat menambah semarak upacara pernikahan yang dimulai pada 12 Juli 2025 dan berlangsung selama tiga hari di daerah Trans-Giri, Distrik Sirmaur.
Undang-undang Himachal Pradesh mengakui tradisi ini dan menamakannya "Jodidara". Di Desa Badhana, Trans-Giri, lima pernikahan semacam ini telah terjadi dalam enam tahun terakhir. Sunita, yang berasal dari Desa Kunhat, mengatakan bahwa dia menyadari tradisi ini dan membuat keputusannya tanpa tekanan, seraya menambahkan bahwa dia menghormati ikatan yang telah mereka jalin.
Negara Balkan ini berada di peringkat ke-80 dari 180 negara terkorup di dunia, sebagaimana tercantum dalam Indeks Persepsi Korupsi Transparency International tahun lalu.
Chabot AI bernama Diella, yang berarti "matahari" dalam bahasa Albania, akan bertanggung jawab atas seluruh pengadaan publik di Albania ke depannya, kata Perdana Menteri Edi Rama.
Chatbot ini awalnya diluncurkan awal tahun ini di platform e-Albania sebagai asisten virtual AI yang membantu warga negara dalam layanan pemerintah. Avatar-nya muncul sebagai seorang perempuan muda berambut cokelat yang mengenakan pakaian tradisional Albania.
Matsubara, yang jadi pemberitaan media-media internasional pada Oktober 2025, kaya raya dari hasil penyewaan dan investasi properti.
Penduduk Tokyo ini menghasilkan sekitar 30 juta yen per tahun dari tujuh apartemen sewaan dan investasi saham serta reksa dana. Alih-alih pamer hidup mewah, dia justru menghabiskan sebagian waktunya dalam seminggu untuk menyapu koridor, membersihkan area umum, dan melakukan pekerjaan pemeliharaan kecil di sebuah gedung hunian.
Matsubara bekerja tiga hari seminggu, empat jam per shift, dengan penghasilan sekitar 100.000 yen per bulan. Jumlah tersebut jauh di bawah gaji bulanan rata-rata di Tokyo, yang mencapai 350.000 yen. Meskipun kaya, dia lebih menyukai rutinitas sederhana sebagai petugas kebersihan, karena pekerjaan tersebut memberinya struktur dan tujuan hidup.
Sebuah mesin cuci manusia generasi terbaru yang menarik perhatian di World Expo di Osaka sekarang telah memasuki pasar di Jepang. Dikembangkan oleh perusahaan teknologi Jepang, Science, perangkat berbentuk kapsul ini memungkinkan pengguna berbaring di dalamnya, menutupnya, dan menikmati pembersihan seluruh tubuh—tanpa berputar—diiringi musik yang menenangkan.
Dijuluki sebagai "pencuci manusia masa depan", perangkat ini menarik banyak pengunjung selama pameran yang berlangsung selama enam bulan, yang berakhir pada bulan Oktober setelah menarik lebih dari 27 juta pengunjung.
Konsep ini merupakan kebangkitan modern dari penemuan serupa yang ditampilkan di Osaka Expo tahun 1970, yang meninggalkan kesan mendalam bagi presiden Science saat itu, yang melihatnya saat masih kecil.
Menurut juru bicara perusahaan, Sachiko Maekura, mesin baru ini tidak hanya membersihkan tubuh tetapi juga "mencuci jiwa", menggunakan sensor untuk memantau detak jantung dan tanda-tanda vital pengguna selama proses berlangsung.
Karena kebaruannya, perusahaan berencana untuk memproduksi hanya sekitar 50 unit. Laporan media lokal memperkirakan harganya sekitar 60 juta yen (lebih dari Rp6,3 miliar).
Namun, selain berbagai berita keras dan menyedihkan itu, ada pula beragam momen langka dan unik yang terjadi sepanjang tahun ini. Ada yang lucu, aneh, dan ada pula yang inspiratif.
6 Kejadian Unik Sepanjang 2025
1. Pria China Fasih Berbahasa Jepang setelah Nonton 4.545 Film Dewasa
Seorang pria China bernama Jakku Song berhasil menguasai bahasa Jepang tanpa bersekolah secara formal maupun kursus. Dia mengaku bisa fasih bahasa asing tersebut setelah menonton 4.545 film dewasa Jepang.Baca Juga: Kaleidoskop 2025: Ini 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Jakku Song membagikan pengalamannya itu di video YouTube-nya. Dia mengatakan bahwa dirinya telah memperoleh Japanese Language Proficiency Test Certificate atau Sertifikat Uji Kemampuan Bahasa Jepang, di mana dia memperoleh skor N2—kemampuan untuk memahami bahasa Jepang yang digunakan dalam situasi sehari-hari dan dalam berbagai keadaan hingga tingkat tertentu.
Dalam video YouTube tersebut, Jakku mengatakan bahwa dia telah menonton lebih dari 4.500 video dewasa Jepang sepanjang hidupnya. “Saya mengembangkan kemampuan bahasa tertentu tanpa menyadarinya. Saya mendaftar untuk mengikuti tes di Jakku untuk menguji kemampuan bahasa Jepang saya. Tanpa diduga, saya mendapat skor bagus, yaitu N2!” katanya, pada Januari 2025.
2. Bank AS Nyaris Transfer Rp1.334.252.359.424.698.400 ke Rekening Nasabah
Salah satu bank terbesar di Amerika Serikat (AS) nyaris mentransfer USD81 triliun (Rp1,3 kuintiliun) ke rekening nasabah. Itu terjadi karena kesalahan input "fat finger" oleh seorang karyawan bank. Sekadar diketahui nominal USD81 triliun sangatlah besar. Jika dikurskan rupiah sekitar Rp1.334.252.359.424.698.400 atau Rp1,3 kuintiliun. Bank yang salah transfer itu adalah Citigroup, salah satu dari empat pemberi pinjaman besar di AS.
Menurut laporan Financial Times, Senin (3/3/2025), staf bank tersebut secara keliru mengetikkan nominal transfer USD81 triliun ke rekening nasabah, bukannya USD280 yang diminta karena kesalahan pengetikan oleh seorang staf bank.
Jumlah yang sangat besar itu disetujui setelah diperiksa oleh dua karyawan bank. Nominal itu semestinya dikirim ke rekening nasabah tersebut keesokan paginya seperti yang dijadwalkan.
Namun, pembayaran tersebut baru ditandai setelah karyawan ketiga menyadari adanya masalah dengan saldo keseluruhan raksasa bank tersebut, 90 menit setelah pembayaran antara dua rekening besar Citigroup yang terpisah dilakukan.
3. Perempuan India Nikahi 2 Pria Sekaligus, Pesta Nikah Poliandri Meriah 3 Hari Berturut-turut
Seorang perempuan India bernama Sunita Chauhan telah menikahi dua pria bersaudara sekaligus. Pesta pernikahan poliandrinya digelar meriah selama tiga hari berturut-turut dan videonya viral di media sosial.Dua pria bersaudara yang dinikahi Sunita adalah Pradeep Negi dan Kapil Negi. Kedua pria tersebut berasal dari suku Hatti. Ratusan orang menyaksikan pernikahan yang diresmikan di bawah tradisi poliandri yang sudah ketinggalan zaman.
Ketiga pengantin mengatakan mereka mengambil keputusan poliandri ini tanpa tekanan. Lagu dan tarian daerah setempat menambah semarak upacara pernikahan yang dimulai pada 12 Juli 2025 dan berlangsung selama tiga hari di daerah Trans-Giri, Distrik Sirmaur.
Undang-undang Himachal Pradesh mengakui tradisi ini dan menamakannya "Jodidara". Di Desa Badhana, Trans-Giri, lima pernikahan semacam ini telah terjadi dalam enam tahun terakhir. Sunita, yang berasal dari Desa Kunhat, mengatakan bahwa dia menyadari tradisi ini dan membuat keputusannya tanpa tekanan, seraya menambahkan bahwa dia menghormati ikatan yang telah mereka jalin.
4. Albania Tunjuk AI sebagai Menteri karena Muak dengan Pejabat Korupsi
Albania pada September 2025 menjadi negara pertama di dunia yang menggunakan chatbot artificial intelligence (AI) sebagai menteri virtual. Pemerintah di negara tersebut sudah muak dengan pejabat yang korupsi sehingga mengandalkan pejabat digital yang tidak bisa disuap.Negara Balkan ini berada di peringkat ke-80 dari 180 negara terkorup di dunia, sebagaimana tercantum dalam Indeks Persepsi Korupsi Transparency International tahun lalu.
Chabot AI bernama Diella, yang berarti "matahari" dalam bahasa Albania, akan bertanggung jawab atas seluruh pengadaan publik di Albania ke depannya, kata Perdana Menteri Edi Rama.
Chatbot ini awalnya diluncurkan awal tahun ini di platform e-Albania sebagai asisten virtual AI yang membantu warga negara dalam layanan pemerintah. Avatar-nya muncul sebagai seorang perempuan muda berambut cokelat yang mengenakan pakaian tradisional Albania.
5. Miliarder Jepang Penghasilannya Rp3,3 Miliar Per Tahun, tapi Tak Gengsi Jadi Tukang Sapu
Koichi Matsubara (56), seorang pria asal Jepang, adalah miliarder dengan penghasilan 30 juta yen (lebih dari Rp3,3 miliar) per tahun. Namun dia tidak gengsi atau malu dengan pekerjaan hariannya, tukang sapu atau petugas pembersih lantai.Matsubara, yang jadi pemberitaan media-media internasional pada Oktober 2025, kaya raya dari hasil penyewaan dan investasi properti.
Penduduk Tokyo ini menghasilkan sekitar 30 juta yen per tahun dari tujuh apartemen sewaan dan investasi saham serta reksa dana. Alih-alih pamer hidup mewah, dia justru menghabiskan sebagian waktunya dalam seminggu untuk menyapu koridor, membersihkan area umum, dan melakukan pekerjaan pemeliharaan kecil di sebuah gedung hunian.
Matsubara bekerja tiga hari seminggu, empat jam per shift, dengan penghasilan sekitar 100.000 yen per bulan. Jumlah tersebut jauh di bawah gaji bulanan rata-rata di Tokyo, yang mencapai 350.000 yen. Meskipun kaya, dia lebih menyukai rutinitas sederhana sebagai petugas kebersihan, karena pekerjaan tersebut memberinya struktur dan tujuan hidup.
6. Jepang Mulai Jual Mesin Cuci Manusia Rp6,3 Miliar, Seperti Ini Wujudnya
Mesin cuci pada umumnya dirancang untuk mencuci baju. Namun, Jepang sudah membuat dan mulai menjual mesin cuci untuk membersihkan tubuh manusia.Sebuah mesin cuci manusia generasi terbaru yang menarik perhatian di World Expo di Osaka sekarang telah memasuki pasar di Jepang. Dikembangkan oleh perusahaan teknologi Jepang, Science, perangkat berbentuk kapsul ini memungkinkan pengguna berbaring di dalamnya, menutupnya, dan menikmati pembersihan seluruh tubuh—tanpa berputar—diiringi musik yang menenangkan.
Dijuluki sebagai "pencuci manusia masa depan", perangkat ini menarik banyak pengunjung selama pameran yang berlangsung selama enam bulan, yang berakhir pada bulan Oktober setelah menarik lebih dari 27 juta pengunjung.
Konsep ini merupakan kebangkitan modern dari penemuan serupa yang ditampilkan di Osaka Expo tahun 1970, yang meninggalkan kesan mendalam bagi presiden Science saat itu, yang melihatnya saat masih kecil.
Menurut juru bicara perusahaan, Sachiko Maekura, mesin baru ini tidak hanya membersihkan tubuh tetapi juga "mencuci jiwa", menggunakan sensor untuk memantau detak jantung dan tanda-tanda vital pengguna selama proses berlangsung.
Karena kebaruannya, perusahaan berencana untuk memproduksi hanya sekitar 50 unit. Laporan media lokal memperkirakan harganya sekitar 60 juta yen (lebih dari Rp6,3 miliar).
(mas)
Lihat Juga :