Rusia Bombardir Ukraina dengan 653 Drone dan 51 Rudal saat AS-Kyiv Sibuk Berunding

Minggu, 07 Desember 2025 - 07:36 WIB
loading...
Rusia Bombardir Ukraina...
Rusia bombardir Ukraina dengan 653 drone dan 51 rudal ketika AS dan Kyiv sedang sibuk berunding. Foto/Layanan Darurat Negara Ukraina
A A A
KYIV - Rusia telah membombardir Ukraina secara besar-besaran pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari ketika perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Ukraina di Florida memasuki hari ketiga. Kyiv mengatakan serangan Moskow menargetkan infrastruktur.

Pihak berwenang Ukraina mengatakan Rusia meluncurkan 653 drone dan 51 rudal, yang sebagian besar berhasil ditembak jatuh. Satu serangan menghantam pusat kereta api di kota Fastiv, barat daya Kyiv, menghancurkan bangunan stasiun utama dan merusak kereta api.

Rusia mengatakan serangan tersebut menargetkan lokasi industri militer, serta infrastruktur energi dan pelabuhan.

Baca Juga: Eks Jenderal Rusia Ini Berani Nilai Intelijen Putin Gagal dalam Invasi Ukraina: 'Katanya Perang Selesai 3 Hari...'

Mengecam serangan baru tersebut, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa dia akan pergi ke London pada hari Senin (8/12/2025) untuk bertemu dengan para pemimpin Ukraina, Inggris, dan Jerman yang bertujuan untuk menekan Moskow.

"Kita harus terus menekan Rusia untuk memaksanya berdamai," tulis Macron di X, yang dikutip BBC.

Dia mengatakan akan bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz di London untuk membahas negosiasi yang sedang berlangsung yang dimediasi oleh AS.

Sebelumnya, negosiator AS dan Ukraina mendesak Rusia untuk menunjukkan "komitmen serius terhadap perdamaian jangka panjang" setelah perundingan di Moskow gagal menghasilkan terobosan.

Moskow telah mengintensifkan serangan terhadap sektor energi dan infrastruktur Ukraina dalam beberapa pekan terakhir.

Pada hari Sabtu, Kementerian Energi Ukraina mengatakan serangan Rusia telah menghantam fasilitas energi di delapan wilayah, menyebabkan pemadaman listrik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved