19 Negara yang Warganya Dilarang Mendapatkan Green Card di AS

Rabu, 03 Desember 2025 - 15:24 WIB
loading...
A A A
Imigran lain dari negara-negara tersebut, termasuk Kuba, Eritrea, Somalia, dan Sudan, mungkin juga akan mengalami penundaan pengajuan izin kerja, dokumen perjalanan, dan perpanjangan visa.

19 Negara yang Warganya Dilarang Mendapatkan Green Card di AS

1. Afghanistan
2. Myanmar
3. Chad
4. Republik Kongo
5. Guinea Khatulistiwa
6. Eritrea
7. Haiti
8. Iran
9. Libya
10. Somalia
11. Sudan
12. Yaman
13. Burundi
14. Kuba
15. Laos
16. Sierra Leone
17. Togo
18. Turkmenistan
19. Venezuela.

Antara tahun fiskal 2021 dan kuartal pertama tahun fiskal 2024, DHS menyatakan bahwa sekitar 720.000 kartu hijau telah diterbitkan untuk warga negara dari 19 negara tersebut. Rincian warga negara AS baru berdasarkan negara asal tidak tersedia.

Seorang pengacara imigrasi yang bekerja di Houston, Texas, melaporkan bahwa USCIS membatalkan semua wawancara terjadwal untuk pelamar dalam daftar kliennya dari 19 negara yang terkena larangan perjalanan, banyak di antaranya telah menunggu bertahun-tahun hingga kasus mereka diproses.

Baca Juga: Militer China: Jepang Akan Bayar Mahal Jika Lewati Batas Terkait Taiwan!

Hal ini, bersama dengan upaya untuk meninjau persetujuan pengungsi Afghanistan di bawah mantan Presiden Joe Biden, menyusul penembakan fatal anggota Garda Nasional Sarah Beckstrom, 20 tahun, dan luka kritis Andrew Wolfe, 24 tahun, dalam sebuah serangan di Washington, D.C., yang menurut pihak berwenang dilakukan oleh Rahmanullah Lakanwal, seorang imigran Afghanistan yang tiba di AS di bawah program pemukiman kembali yang dibuat setelah penarikan pasukan AS dari Afghanistan pada tahun 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Pentagon: Serangan Rudal...
Pentagon: Serangan Rudal Iran Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Lainnya 1 Hilang
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Hujan Gol di Miami,...
Hujan Gol di Miami, Timnas Inggris Juara 3 Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved