19 Negara yang Warganya Dilarang Mendapatkan Green Card di AS

Rabu, 03 Desember 2025 - 15:24 WIB
loading...
A A A
Pemerintahan Trump berargumen bahwa Gedung Putih Biden menyalahgunakan jalur pengungsi dan suaka selama periode migrasi yang memecahkan rekor, terutama di sepanjang perbatasan selatan, meskipun klaim tersebut telah dibantah oleh Partai Demokrat.

Seorang juru bicara DHS mengatakan kepada Newsweek: “Pemerintahan Trump melakukan segala upaya untuk memastikan individu yang menjadi warga negara adalah yang terbaik dari yang terbaik. Kewarganegaraan adalah hak istimewa, bukan hak. Kami tidak akan mengambil risiko ketika masa depan bangsa kita dipertaruhkan. Pemerintahan Trump sedang meninjau semua manfaat imigrasi yang diberikan oleh pemerintahan Biden kepada orang asing dari Negara-Negara yang Menjadi Perhatian.”

Ana Maria Schwartz, seorang pengacara imigrasi yang berbasis di Houston, Texas, di LinkedIn: “Keluarga dan individu yang telah menunggu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk tanggal wawancara mereka tiba-tiba mendapati janji temu mereka dihapus dari sistem tanpa penjelasan, tanpa penjadwalan ulang, dan tanpa panduan tentang dampaknya terhadap pengajuan mereka. Kurangnya transparansi yang tiba-tiba ini menyebabkan kesulitan dan ketidakpastian yang signifikan bagi orang-orang yang mematuhi setiap aturan dan hanya mencari proses yang adil.”

Presiden Donald Trump, dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Kamis, berkata: "Saya akan menghentikan sementara migrasi dari semua Negara Dunia Ketiga secara permanen agar sistem AS dapat pulih sepenuhnya, menghentikan semua jutaan penerimaan ilegal Biden, termasuk yang ditandatangani oleh Autopen milik Sleepy Joe Biden, dan mendeportasi siapa pun yang bukan merupakan aset bersih bagi Amerika Serikat."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Pentagon: Serangan Rudal...
Pentagon: Serangan Rudal Iran Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Lainnya 1 Hilang
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Moncer di Piala Dunia...
Moncer di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Favorit Raih Ballon d'Or
Hujan Gol di Miami,...
Hujan Gol di Miami, Timnas Inggris Juara 3 Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved