Venezuela Tak Gentar Diancam Militer AS: Kami Tak Sudi Damai dengan Menjadi Budak!

Selasa, 02 Desember 2025 - 07:06 WIB
loading...
A A A
Washington telah mengerahkan kapal induk terbesar di dunia beserta armada tempurnya ke kawasan Amerika Latin, disertai serangan terhadap kapal-kapal yang dituduh mengangkut narkoba di Laut Karibia dan Samudra Pasifik timur.

Sejak September, operasi militer AS tersebut telah menewaskan sedikitnya 83 orang tanpa bukti bahwa mereka adalah pengedar narkoba. Operasi militer Washington ini dinilai kelompok hak asasi manusia (HAM) sebagai tindakan ilegal—apapun status para korban.

AS beralasan bahwa pengerahan militer bertujuan memberantas perdagangan narkoba, namun Caracas menuding tujuan sebenarnya adalah mendorong perubahan rezim. Maduro merespons dengan meningkatkan kesiapan militer Venezuela.

“Kami telah menjalani 22 minggu agresi yang dapat digambarkan sebagai terorisme psikologis. Selama 22 minggu itu, mereka menguji kami, dan rakyat Venezuela menunjukkan cintanya pada tanah air,” ujar Maduro.

Ketegangan meningkat pada akhir pekan ketika Trump memperingatkan bahwa wilayah udara Venezuela harus dianggap “tertutup", memicu kekhawatiran akan invasi militer langsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved