Sejak Kapan Tentara Pakai Motif Loreng? Jawabannya Bikin Kaget!

Senin, 01 Desember 2025 - 19:05 WIB
loading...
A A A
Pesawat Inggris seperti Hawker Hurricane dicat sisi atasnya dengan skema cat hijau dan cokelat, dengan tujuan menyembunyikannya bukan dari pasukan di darat, tetapi dari pesawat lain – sebuah penyelamat potensial saat pertempuran udara. Pesawat juga dicat sisi bawahnya – meskipun dengan warna yang berbeda – untuk menyembunyikannya dari mata-mata yang mengintip di darat.

Menjelang banyak pertempuran dan serangan penting dalam Perang Dunia Kedua, seperti invasi Sekutu ke Normandia, pasukan dan tank palsu ditempatkan di lokasi yang jauh dari titik serangan yang dituju. Hal ini menyebabkan pasukan lawan menyebar lebih tipis untuk mengantisipasi serangan.

6. Motif Loreng Bisa Menyembunyikan Tentara dari Sensor Berteknologi Tinggi

Saat ini, kamuflase tidak lagi terbatas pada pola warna pada seragam dan kendaraan. Dengan kemajuan teknologi yang pesat di abad ke-20, kemampuan untuk mendeteksi tentara musuh berkembang hingga mencakup penglihatan malam, teknologi penginderaan panas, bahkan sensor magnetik dan sensor bau.

Tentu saja, dalam permainan kucing-kucingan militer ini, juga telah dikembangkan teknologi baru untuk menyembunyikan tentara dari masing-masing sensor ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Melihat Koleksi Buku...
Melihat Koleksi Buku Presiden Prabowo di Perpustakaan Pribadinya: Sejarah Perang hingga Filsafat
Selat Hormuz Ditutup,...
Selat Hormuz Ditutup, AS dan Iran Saling Lancarkan Serangan Rudal
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Arab Tak Bantu AS
Rekomendasi
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Wasit Piala Dunia 2026...
Wasit Piala Dunia 2026 yang Dicoret FIFA Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Turun Tangan
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
Berita Terkini
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved