10 Negara Paling Maju di Dunia pada 2025, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Senin, 01 Desember 2025 - 12:56 WIB
loading...
A
A
A
Amerika Serikat merupakan pusat global untuk AI, bioteknologi, dan perusahaan rintisan berteknologi tinggi, yang menjadikannya yang terdepan dalam teknologi.
Sumber daya manusianya yang substansial, manufaktur berteknologi tinggi, dan adopsi teknologi baru yang cepat membantu mempertahankan peringkat tingginya.
Kebijakan pemerintah Singapura yang kuat, infrastruktur yang efisien, dan inisiatif kota pintar menjadikannya pemimpin teknologi terkemuka.
Kombinasi riset intensif, lingkungan bisnis yang kuat, dan keterbukaan terhadap inovasi membantu Belanda mempertahankan status tingginya.
China memimpin secara global dalam pengeluaran litbang dan pengajuan paten, menunjukkan kapasitas inovasi yang kuat. Pertumbuhan industri yang pesat, adopsi teknologi berskala besar, dan fokus pada teknologi yang sedang berkembang (seperti elektronik, AI, dan manufaktur) membantu Tiongkok mencapai tonggak sejarah ini.
4. Korea Selatan
Korea Selatan berada di peringkat ke-4 dalam GII 2025, dengan skor sekitar 60,0. Negara ini berinvestasi besar-besaran dalam penelitian dan pengembangan, terutama di bidang telekomunikasi, elektronik, dan robotika.Sumber daya manusianya yang substansial, manufaktur berteknologi tinggi, dan adopsi teknologi baru yang cepat membantu mempertahankan peringkat tingginya.
5. Singapura
Singapura menempati peringkat ke-5 dunia pada tahun 2025 (skor GII ~ 59,8). Negara ini memimpin secara global dalam banyak indikator inovasi individual, termasuk manufaktur berteknologi tinggi, valuasi perusahaan rintisan ("unicorn"), dan infrastruktur digital.Kebijakan pemerintah Singapura yang kuat, infrastruktur yang efisien, dan inisiatif kota pintar menjadikannya pemimpin teknologi terkemuka.
6. Inggris
Inggris menempati peringkat ke-6 dalam GII 2025. Kekuatannya berasal dari universitas kelas dunia, penelitian ilmu hayati dan teknologi finansial yang canggih, serta budaya perusahaan rintisan yang aktif: institusi yang kuat dan kecanggihan bisnis mendukung pengembangan teknologi dan daya saing global.7. Finlandia
Finlandia menempati peringkat ke-7 dalam GII 2025. Negara ini berkinerja baik dalam teknologi seluler, pendidikan digital, dan inovasi berkelanjutan. Dengan sistem pendidikan yang kuat dan budaya adopsi digital, Finlandia mendorong inovasi di seluruh sektor publik dan swasta.8. Belanda
Belanda berada di peringkat ke-8 dalam pemeringkatan 2025. Negara ini unggul dalam teknologi logistik, teknologi pertanian berkelanjutan, dan infrastruktur yang efisien.Kombinasi riset intensif, lingkungan bisnis yang kuat, dan keterbukaan terhadap inovasi membantu Belanda mempertahankan status tingginya.
9. Denmark
Denmark berada di peringkat ke-9 dalam GII 2025. Negara ini dikenal dengan teknologi energi bersih, praktik berkelanjutan, dan digitalisasi. Institusi Denmark yang stabil, kebijakan yang suportif, dan infrastruktur yang maju membantunya tetap menjadi salah satu negara dengan teknologi paling maju di dunia.10. China
China masuk dalam 10 besar GII untuk pertama kalinya pada tahun 2025, dengan peringkat ke-10.China memimpin secara global dalam pengeluaran litbang dan pengajuan paten, menunjukkan kapasitas inovasi yang kuat. Pertumbuhan industri yang pesat, adopsi teknologi berskala besar, dan fokus pada teknologi yang sedang berkembang (seperti elektronik, AI, dan manufaktur) membantu Tiongkok mencapai tonggak sejarah ini.
(ahm)
Lihat Juga :