Maduro Ungkap Tujuan AS Menginvasi Venezuela: Ingin Rebut Cadangan Minyak Terbesar di Dunia!

Senin, 01 Desember 2025 - 09:36 WIB
loading...
A A A
The New York Times melaporkan pada Jumat pekan lalu bahwa Trump dan Maduro telah membahas kemungkinan pertemuan, sementara The Wall Street Journal melaporkan pada hari Sabtu bahwa percakapan telepon tersebut juga mencakup persyaratan amnesti jika Maduro mengundurkan diri.

Senator Partai Republik Markwayne Mullin mengatakan pada hari Minggu di acara bincang-bincang "State of the Union" CNN bahwa Amerika Serikat telah menawarkan Maduro kesempatan untuk meninggalkan negaranya ke Rusia atau negara lain.

Amerika Serikat menuduh Maduro, pewaris politik mendiang pemimpin sayap kiri Venezuela Hugo Chavez, memimpin "Cartel of the Suns [Kartel Matahari]" dan telah mengeluarkan hadiah USD50 juta untuk penangkapannya.

Namun Venezuela dan negara-negara yang mendukungnya bersikeras bahwa kartel semacam itu tidak ada.

Beberapa pakar Venezuela mengatakan apa yang disebut Washington sebagai Kartel Matahari mengacu pada korupsi pejabat senior oleh geng-geng kriminal.

Amerika Serikat juga tidak mengakui Maduro sebagai pemenang sah pemilihan presiden Venezuela tahun lalu.

Meskipun Trump tidak secara terbuka mengancam akan menggunakan kekerasan terhadap Maduro, dia mengatakan dalam beberapa hari terakhir bahwa upaya untuk menghentikan perdagangan narkoba Venezuela "melalui darat" akan dimulai segera.

Sejak September, serangan udara AS telah menargetkan kapal-kapal yang diduga sebagai penyelundup narkoba di Laut Karibia dan Samudra Pasifik bagian timur, menewaskan sedikitnya 83 orang.

Pemerintahan Trump tidak memberikan bukti konkret untuk mendukung tuduhan di balik kampanye militernya, dan banyak pakar mempertanyakan legalitas operasi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 3: Mila Makin Yakin Berpisah, Kondisi Efendi Kian memburuk
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
Dulu Dipaksa Les Nyanyi,...
Dulu Dipaksa Les Nyanyi, Kini Arcelly Bersinar di Panggung Nasional
Berita Terkini
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved