Maduro Ungkap Tujuan AS Menginvasi Venezuela: Ingin Rebut Cadangan Minyak Terbesar di Dunia!

Senin, 01 Desember 2025 - 09:36 WIB
loading...
Maduro Ungkap Tujuan...
Presiden Nicolas Maduro ungkap tujuan AS ingin menginvasi Venezuela adalah untuk merebut cadangan minyak terbesar di negara Amerika Selatan tersebut. Foto/BBC
A A A
CARACAS - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengungkap Amerika Serikat (AS) berniat meluncurkan invasi dengan tujuan untuk merebut cadangan minyak terbesar di dunia milik negara soasilis tersebut.

Venezuela mengakui telah meminta bantuan dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC). "Untuk membantu menghentikan agresi (Amerika Serikat) ini, yang sedang dipersiapkan dengan kekuatan yang semakin besar," kata Maduro dalam surat untuk organisasi tersebut.

Venezuela merupakan anggota OPEC. Surat Maduro telah dibacakan Wakil Presiden Delcy Rodriguez, yang juga merupakan menteri perminyakan Venezuela, dalam pertemuan virtual para menteri OPEC.

Baca Juga: Pejabat Militer AS: Langkah-langkah Awal Sedang Disiapkan untuk Kemungkinan Invasi Venezuela

"Washington berusaha merebut cadangan minyak Venezuela yang sangat besar, yang terbesar di dunia, dengan menggunakan kekuatan militer," lanjut surat Maduro, yang dikutip AFP, Senin (1/12/2025).

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi pada hari Minggu bahwa dia baru-baru ini memang berbicara dengan Maduro via telepon di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

Amerika Serikat terus menekan Venezuela, dengan peningkatan kekuatan militer besar-besaran di Laut Karibia, penetapan kartel narkoba yang diduga dijalankan oleh Maduro sebagai kelompok teroris, dan pengumuman keras dari Trump bahwa wilayah udara Venezuela ditutup.

Washington mengatakan tujuan pengerahan militer yang diluncurkan pada bulan September adalah untuk mengekang perdagangan narkoba di wilayah tersebut, tetapi Caracas bersikeras bahwa perubahan rezim adalah tujuan akhir AS.

"Saya tidak akan mengatakan itu berjalan baik atau buruk. Itu hanya panggilan telepon," kata Trump kepada wartawan pada hari Minggu di atas Air Force One.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved