Jika NATO Berperang dengan Rusia, Kerugiannya Capai Rp24.971 Triliun

Minggu, 30 November 2025 - 20:10 WIB
loading...
Jika NATO Berperang...
Jika NATO berperang dengan Rusia, kerugiannya capai ribuan triliun. Foto/X
A A A
MOSKOW - Tiga setengah tahun setelah invasi Ukraina, NATO seharusnya yakin bahwa mereka "lebih kuat dan lebih mampu daripada Rusia", kata Panglima Angkatan Bersenjata Inggris Marsekal Richard Knighton.

Berbicara kepada Trevor Phillips dari Sky News pada Hari Peringatan, Marsekal Richard Knighton mengatakan bahwa, meskipun menghabiskan "sekitar 40% dari pendapatan nasionalnya untuk pertahanan", Rusia "kalah dari perspektif strategis, meskipun memperoleh keuntungan taktis di lapangan di Ukraina".

"Secara strategis, Putin melihat tujuan perangnya terkikis", sementara "kita memiliki NATO yang lebih kuat, persenjataan yang lebih besar, dan NATO yang lebih besar".

BacaJuga: Mossad Kirim 100 Agen Intelijen ke Iran saat Perang, Bagaimana Operasional?

Biaya kehancuran di zona perang, harga energi yang lebih tinggi, dan aksi jual di pasar keuangan dapat mencapai USD1,5 triliun (Rp24.971 Triliun) pada tahun pertama, kira-kira sama dengan dampak invasi skala penuh ke Ukraina, menurut Bloomberg Economics.

Melansir The Week, selain korban jiwa, negara-negara Baltik tentu akan menjadi yang paling terdampak, menderita kerugian ekonomi sebesar 43% pada tahun pertama pertempuran. Negara-negara anggota NATO garis depan seperti Polandia dan Finlandia akan mengalami "dampak yang lebih kecil namun tetap signifikan seiring dengan peluncuran rudal" sementara PDB Uni Eropa secara keseluruhan akan turun sebesar 1,2% "dan utang akan meningkat tajam". Kerugian akan "jauh lebih besar jika konflik meluas ke negara-negara Eropa lainnya".

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Pentagon Rilis Dokumen...
Pentagon Rilis Dokumen UFO, Ada Piring Terbang di Atas Bandara Zimbabwe
Rekomendasi
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved