Update Tragedi Kebakaran Hong Kong: Jumlah WNI Meninggal Jadi 9 Orang, 3 Luka

Minggu, 30 November 2025 - 13:55 WIB
loading...
Update Tragedi Kebakaran...
Kebakaran dahsyat melanda tujuh gedung apartemen di Hong Kong, ratusan orang meninggal, termasuk 9 WNI. Foto/South China Morning Post/Eugene Lee
A A A
HONG KONG - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia pada hari Minggu (30/11/2025) mengonfirmasi jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia dalam tragedi kebakaran di Hong Kong telah bertambah menjadi 9 orang. Tiga WNI lainnya terluka.

Menurut Kemlu, data tersebut berasal dari Hong Kong Police Force (HKPF). "Jumlah WNI korban meninggal dunia bertambah 2 orang dan korban luka-luka bertambah 1 orang," kata Kemlu RI dalam sebuah pernyataan.

"Dengan demikian, total jumlah WNI korban meninggal dunia yang telah terkonfirmasi menjadi 9 orang dan korban luka-luka menjadi 3 orang," lanjut pernyataan tersebut.

Baca Juga: 7 WNI Meninggal dalam Kebakaran Gedung di Hong Kong

Sebelumnya,otoritas Hong Kong menyatakantotal 128 orang meninggal dalam kebakaran tersebut. Total korban luka sebanyak 79 orang dan nasib 150 orang lainnya belum diketahui.

Tragedi kebakaran yang melanda delapan blok apartemen di Wang Fuk Court, distrik Tai Po, dimulai sejak Rabu lalu. Hunian di kompleks tersebut telah direnovasi sejak Juli 2024, ditutupi perancah bambu dan jaring hijau—yang dianggap sebagai pemicu meluasnya kebakaran.

Selain perancah bambu, pihak berwenang mengatakan bahan styrofoam yang digunakan dalam pekerjaan renovasi juga ikut menyebabkan api menyebar dengan cepat.

Pemerintah telah meluncurkan investigasi kriminal untuk menemukan penyebab kebakaran.

Otoritas Hong Hong Kong telah menetapkan masa berkabung tiga hari di seluruh kota, yang dimulai Sabtu hingga Senin (1/12/2025) besok. Bendera nasional China dan Hong Kong telah dikibarkan setengah tiang.

Para pejabat yang dipimpin oleh Kepala Eksekutif John Lee Ka-chiu mengheningkan cipta selama tiga menit di kantor pusat pemerintah pada pagi hari, sementara buku-buku belasungkawa dipasang di seluruh 18 distrik antara pukul 09.00 dan 21.00 hingga Senin agar masyarakat dapat menyampaikan pesan mereka.

Kebakaran pertama kali dilaporkan pada pukul 14.51 pada hari Rabu dan dengan cepat meningkat menjadi kebakaran tertinggi yang tercatat pada alarm kebakaran Nomor 5. Gumpalan asap hitam besar mengepul tinggi ke langit saat api dengan cepat menyebar ke tujuh dari delapan blok di kompleks tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Berita Terkini
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Infografis
Update Kasus Covid-19:...
Update Kasus Covid-19: Tambah 4.461, Positif Jadi 1.492.002 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved