Pejabat AS Ungkap Rencana Pembangunan Perumahan di Gaza yang Diduduki Israel

Kamis, 27 November 2025 - 20:30 WIB
loading...
A A A
Lightstone dan kelompoknya sedang mengerjakan rencana lain untuk wilayah kantong yang hancur tersebut, termasuk mata uang kripto Gaza dan rencana perkotaan untuk membuat wilayah kantong tersebut bebas lalu lintas, menurut laporan tersebut.

Salah satu dari banyak hal yang belum terselesaikan dalam rencana ini adalah kepemilikan warga Palestina atas tanah tempat situs-situs tersebut akan dibangun.

Jalur Gaza memiliki pendaftaran tanah resmi. Pendaftaran tersebut dijalankan Hamas tetapi mengikuti kerangka kelembagaan dasar sistem Otoritas Palestina.

The New York Times melaporkan para pejabat telah berupaya mendapatkan pendaftaran tanah dari Rafah dan sedang menjajaki cara untuk membayar tanah tempat kompleks tersebut akan dibangun.

Belum jelas apakah pemilik warga Palestina akan diberi pilihan untuk menjual tanah mereka atau tidak.

Di Tepi Barat yang diduduki, yang telah diduduki Israel sejak 1967, pemerintah dan para pemukim telah merampas sebagian besar tanah warga Palestina dan mengusir ribuan keluarga Palestina dari rumah mereka, dengan sedikit sekali memperhatikan hak milik pribadi atau hak asasi manusia.

Israel telah menghancurkan sebagian besar Gaza menjadi puing-puing dalam perang di Gaza, yang telah diakui sebagai genosida oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, para pemimpin dunia, dan pakar genosida.

PBB memperkirakan rekonstruksi wilayah kantong tersebut akan menelan biaya sekitar USD70 miliar.

Baca juga: Ikhwanul Muslimin Tolak Penetapan Teroris oleh AS, Tuding UEA dan Israel Terlibat
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Ingin Ambil Alih Selat...
Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Adalah Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Lima Akomodasi di Bali...
Lima Akomodasi di Bali Ini Ramah Lingkungan, Hadirkan Sajian Organik hingga Wellness Retreat
Masayu Anastasia Jadi...
Masayu Anastasia Jadi Dokter Forensik di Film Autopsy: Dead Body Can Talk, Akui Banyak Tantangan
Berita Terkini
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved