Pejabat AS Ungkap Rencana Pembangunan Perumahan di Gaza yang Diduduki Israel

Kamis, 27 November 2025 - 20:30 WIB
loading...
A A A
Para pejabat Arab dari berbagai negara yang terlibat dalam gencatan senjata Gaza sebelumnya mengatakan kepada Middle East Eye bahwa negara mereka menentang rencana tersebut.

Sementara The Atlantic melaporkan rencana tersebut awal bulan ini, laporan The New York Times memberikan beberapa detail baru tentang upaya tersebut.

Rencana ini tampaknya masih dalam tahap awal dan tampaknya merupakan gagasan sekelompok kecil pejabat politik AS yang memiliki hubungan dekat dengan pemerintah Israel.

Laporan tersebut mengatakan tentara Israel diperkirakan pekan ini akan mulai membersihkan puing-puing untuk kompleks pertama yang sedang dibangun di Rafah, dekat perbatasan Gaza dengan Mesir.

Pembersihan puing-puing bisa memakan waktu berbulan-bulan jika kru menemukan terowongan, amunisi yang belum meledak, atau sisa-sisa manusia, kata artikel tersebut.

Kemudian akan memakan waktu enam hingga sembilan pekan lagi untuk membangun rumah-rumah prefabrikasi, tambah para pejabat tersebut.

Pada intinya, rencana tersebut mengharuskan warga Palestina di Gaza tengah untuk bersedia hidup di bawah wilayah yang dikuasai pasukan Israel.

Mata Uang Kripto Gaza


Rencana ini juga membutuhkan dana. Laporan New York Times menyebutkan pembangunan rumah prefabrikasi akan menelan biaya puluhan juta dolar, tetapi belum ada pendanaan yang jelas.

Pemerintahan Trump belum menjanjikan dana kedaulatan AS untuk rekonstruksi Gaza. Trump mengatakan ia ingin negara-negara Teluk berinvestasi di dalamnya.

Lightstone sebelumnya bekerja sebagai CEO Abraham Accord Peace Institute, yang diakuisisi Heritage Foundation pada tahun 2025.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
FIFA Terpaksa Langgar...
FIFA Terpaksa Langgar Aturan Sendiri Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Argentina vs Inggris
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
Berita Terkini
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved