Pejabat AS Ungkap Rencana Pembangunan Perumahan di Gaza yang Diduduki Israel

Kamis, 27 November 2025 - 20:30 WIB
loading...
Pejabat AS Ungkap Rencana...
Tanda kuning menunjukkan wilayah yang diduduki pasukan Israel di Jalur Gaza. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Seorang pejabat pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi laporan bahwa mereka sedang menyusun rencana membangun perumahan bagi ribuan warga Palestina yang "disaring" di belakang apa yang disebut garis kuning di Gaza, yang diduduki pasukan Israel. Kabar itu menurut laporan The New York Times yang diterbitkan pada hari Rabu (26/11/2025).

Rencana pembangunan perumahan ini, yang dijuluki "Komunitas Aman Alternatif", dipimpin tim yang terdiri dari pejabat AS dan mantan pegawai Departemen Efisiensi Pemerintah, atau Doge, yang berkantor di hotel mewah tepi pantai Kempinski dan Hilton di Tel Aviv, lapor The New York Times.

Artikel tersebut mengutip puluhan pejabat AS dan orang-orang yang mengetahui rencana tersebut, tetapi memperoleh konfirmasi publik dari Aryeh Lightstone, yang diidentifikasi New York Times sebagai pejabat senior pemerintahan Trump yang memimpin upaya tersebut.

Lightstone, seorang rabi Amerika, menjabat sebagai penasihat senior bagi mantan duta besar AS untuk Israel, David Friedman, selama pemerintahan Trump yang pertama.

Ia telah diidentifikasi sebagai penasihat bagi utusan Presiden Donald Trump, Steve Witkoff.

Menurut The New York Times, ia kini melapor kepada Jared Kushner, menantu sekaligus penasihat Trump, dan berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Wakil Presiden JD Vance.

Tim Lightstone juga mencakup "para taipan Israel" yang tidak disebutkan namanya. Tidak jelas siapa yang menanggung biaya akomodasi Lightstone dan stafnya di Hotel Kempinski dan Hilton, yang biayanya bisa mencapai lebih dari USD700 per malam.

"Ada masalah praktis: Bagaimana kita bisa menempatkan orang-orang di tempat tinggal yang aman sesegera mungkin?" ujarnya kepada New York Times ketika ditanya tentang rencana pengiriman warga Palestina ke Gaza yang diduduki Israel.

Pembersihan Puing akan Dimulai


"Ini adalah cara termudah untuk melakukannya," ujarnya, menandai pertama kalinya AS secara terbuka mengonfirmasi mereka secara aktif berupaya memindahkan warga Palestina ke Gaza yang diduduki Israel.

Kushner awal tahun ini melontarkan gagasan agar AS dan mitranya membangun kembali sebagian wilayah Gaza yang diduduki oleh pasukan Israel, sementara membiarkan inti wilayah kantong yang dilanda perang tersebut, yang diperintah Hamas, hancur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved