Israel Ancam Perang Baru dengan Lebanon jika Hizbullah Tolak Lucuti Senjata

Kamis, 27 November 2025 - 17:23 WIB
loading...
Israel Ancam Perang...
Israel terus menyerang Lebanon meski gencatan senjata. Foto/nbc news
A A A
TEL AVIV - Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Yisrael Katz memperingatkan aksi militer terhadap Lebanon akan "tak terelakkan" jika Hizbullah tidak setuju melucuti senjatanya. Ancaman ini merupakan indikasi paling jelas sejauh ini bahwa Israel sedang mempersiapkan kemungkinan perang lintas batas baru.

Berbicara kepada media Israel pada hari Selasa (25/11/2025), Katz mengatakan Israel "tidak akan menoleransi kehadiran Hizbullah yang bersenjata" di sepanjang perbatasan utaranya dan bersikeras kelompok tersebut harus dilucuti sepenuhnya sesuai dengan resolusi internasional sebelumnya.

"Jika Hizbullah tidak mematuhi, Israel akan bertindak tegas," ujarnya, seraya menambahkan, “Pemerintah tidak akan membiarkan penduduk di utara hidup dalam ancaman."

Pernyataan Katz muncul di tengah meningkatnya ketegangan selama berbulan-bulan antara Israel dan Hizbullah, meskipun perjanjian gencatan senjata telah berlaku sejak akhir 2014.

Sejak itu, Israel menuduh kelompok Lebanon tersebut sedang membangun kembali kemampuan militernya, sementara Hizbullah mengatakan Israel terus melanggar kedaulatan Lebanon melalui serangan udara, serangan pesawat tak berawak, dan serangan lintas batas.

Komentar Katz juga menyusul peringatan yang dikeluarkan pejabat Israel kepada Amerika Serikat bahwa Hizbullah sedang "pulih" dan memperkuat infrastruktur militernya.

Para pemimpin Israel telah berulang kali menyatakan frustrasi dengan apa yang mereka sebut sebagai kegagalan negara Lebanon untuk mengekang aktivitas Hizbullah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Berita Terkini
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved