Korban Tewas Kebakaran Gedung di Hong Kong Bertambah Jadi 55 Orang

Kamis, 27 November 2025 - 16:34 WIB
loading...
Korban Tewas Kebakaran...
Kebakaran di Hong Kong menewaskan 55 orang. Jumlah korban bisa bertambah. Foto/aljazeera
A A A
HONG KONG - Sebanyak 55 orang, termasuk seorang petugas pemadam kebakaran, tewas dalam kebakaran yang melanda beberapa gedung tinggi di distrik Tai Po, Hong Kong. Menurut pemadam kebakaran, sekitar 279 orang lainnya masih hilang.

Seorang reporter dari stasiun televisi CCTV China yang mengunjungi lingkungan Tai Po mengatakan api sebagian besar terkendali, tanpa area api terbuka yang besar terlihat.

“Namun sehari setelah api pertama kali berkobar, api belum sepenuhnya padam,” ungkap jurnalis tersebut, dan beberapa apartemen masih dilalap api.

Seperti yang telah kami laporkan sebelumnya, operasi pemadaman kebakaran dan penyelamatan diperkirakan akan berlanjut hingga Kamis malam waktu setempat.

Para korban selamat mengatakan mereka tidak mendengar alarm kebakaran di gedung-gedung tersebut, sehingga para tetangga berlarian dari satu apartemen ke apartemen lainnya, mencoba saling memperingatkan tentang kobaran api yang semakin membesar.

“Api menyebar begitu cepat,” ungkap seorang pria, yang bernama belakang Suen. "Saya melihat satu selang mencoba menyelamatkan beberapa bangunan, dan saya merasa itu terlalu lambat."

"Bel pintu berbunyi, pintu-pintu diketuk, tetangga disiagakan, dan mereka diminta pergi – begitulah situasinya," papar Suen.

Wong Sik-kam, warga lain yang mengungsi dari gedung-gedung pencakar langit, mengatakan putranya juga seorang petugas pemadam kebakaran dan diutus untuk mengendalikan api.

"Anak saya menelepon dan memberi tahu saya tentang kebakaran itu," ujar Wong. "Saya pikir itu hanya kebakaran biasa, seperti kecelakaan dapur yang akan dipadamkan. Siapa sangka akan separah ini?"

Pihak berwenang di Hong Kong yakin kebakaran mematikan itu mungkin telah menyebar karena perancah bambu dan kasa yang digunakan selama pekerjaan pemeliharaan.

Hal ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang praktik keselamatan serupa di lokasi lain.

Oleh karena itu, Pemimpin Hong Kong, John Lee, telah berjanji semua perumahan yang sedang menjalani perbaikan besar akan diperiksa.

Pemerintah segera mengatur inspeksi ke seluruh kompleks perumahan di seluruh kota yang sedang menjalani perbaikan besar, untuk memeriksa keamanan perancah dan material bangunan, tulisnya di Facebook.

Baca juga: Serangan Houthi Berhenti, Maersk Kembali Melalui Laut Merah dan Terusan Suez
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Pilot Jet Tempur F-15...
Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur
Rekomendasi
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Infografis
Profil Humaira Asghar...
Profil Humaira Asghar Ali, Artis Pakistan yang Tewas di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved