Terungkap, AS Batal Kirim Rudal Canggih Tomahawk ke Ukraina karena Ditekan Rusia

Kamis, 27 November 2025 - 11:53 WIB
loading...
A A A
Ushakov menjawab: “Baiklah, temanku. Saya rasa poin itu bisa dibahas oleh para pemimpin kita. Hei Steve, saya setuju dengan Anda bahwa dia akan memberi selamat, dia akan mengatakan bahwa Trump adalah pejuang perdamaian sejati, dan sebagainya. Itu yang akan dia katakan.”

Sebuah pernyataan dari panggilan telepon 16 Oktober dari Rusia menyatakan bahwa Putin memang memberi selamat kepada Trump atas "upaya suksesnya" di Gaza dan mengatakan bahwa upaya perdamaian Trump telah diapresiasi di seluruh dunia.

Putin kemudian memperingatkan Trump bahwa mempersenjatai Ukraina dengan rudal Tomahawk akan menimbulkan kerusakan substansial pada hubungan kedua negara, belum lagi prospek penyelesaian damai, menurut keterangan resmi Rusia mengenai panggilan telepon tersebut.

Witkoff tidak meminta Kremlin untuk mengancam Trump—dan tidak menyebutkan rudal Tomahawk dalam percakapan tersebut, tetapi mengatakan dia yakin Rusia siap untuk mencapai kesepakatan damai.

Putin berhasil memanfaatkan panggilan telepon tersebut untuk berhasil membujuk Trump agar tidak mengirimkan senjata jarak jauh—setelah Witkoff melatih Ushakov tentang apa yang harus dikatakan Putin kepada presiden AS untuk meyakinkannya bahwa Rusia siap mengakhiri perangnya dengan Ukraina, meskipun Moskow enggan memberikan konsesi apa pun.

"Mungkin dia berkata kepada Presiden Trump: Anda tahu, Steve dan Yuri membahas rencana 20 poin yang sangat mirip tentang perdamaian dan itu bisa menjadi sesuatu yang kami pikir dapat sedikit menggerakkan situasi, kami terbuka untuk hal-hal semacam itu — untuk menjajaki apa yang diperlukan untuk mencapai kesepakatan damai," kata utusan Trump tersebut.

Menurut laporan WSJ, Kamis (27/11/2025), dalam panggilan telepon pada 16 Oktober, Putin menekan Trump dengan memperingatkan bahwa pengiriman rudal tersebut akan "memperburuk perang" dan merusak hubungan AS-Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Sebut AS Penjaga Selat...
Sebut AS Penjaga Selat Hormuz, Trump Tuntut Tarif Rp 480 Miliar per Kapal Supertanker
Jadi Target Pembunuhan,...
Jadi Target Pembunuhan, Trump Bersumpah Musnahkan Iran
Rekomendasi
Prancis Terhenti di...
Prancis Terhenti di Semifinal, Macron: Terima Kasih Les Bleus
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Mensesneg Benarkan Kuntadi...
Mensesneg Benarkan Kuntadi Diusulkan Jadi Calon Jampidsus: Iya, Kalau Berdasarkan Suratnya
Berita Terkini
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved