3 Alasan Negara Arab Ini Bangun Jalur Kereta Api ke Israel, Salah Satunya Perang Gaza Bukan Penghalang
Rabu, 26 November 2025 - 15:54 WIB
loading...
Uni Emirat Arab bangun jalur kereta api ke Israel. Foto/abna24
A
A
A
GAZA - Sebuah media Israel melaporkan bahwa pengerjaan proyek kereta api yang menghubungkan Israel dengan Uni Emirat Arab berlanjut selama perang di Gaza dan kini telah mencapai tahap persiapan lanjutan.
Menurut i24, sebuah delegasi dari Kementerian Transportasi Israel, yang dipimpin oleh Menteri Miri Regev, melakukan kunjungan mendadak ke Abu Dhabi pada akhir pekan.
Ditambahkan bahwa delegasi tersebut mengunjungi Abu Dhabi untuk memperkuat kerja sama regional yang dibutuhkan antara Arab Saudi dan Israel, seraya mencatat bahwa proyek tersebut diharapkan dapat menciptakan rute komersial yang akan menjadikan Israel pusat perdagangan utama.
Baca Juga: 15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Salah Satunya Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Media tersebut mengatakan bahwa truk-truk yang saat ini tiba dari UEA mencapai Pelabuhan Haifa melalui Jembatan Allenby, di mana mereka menghadapi prosedur birokrasi.
Rencana Israel bertujuan untuk memungkinkan truk-truk yang datang dari UEA memasuki Israel dengan persetujuan langsung dan tanpa prosedur administratif yang panjang.
Channel 15 mengonfirmasi bahwa pembangunan jalur kereta api telah mencapai tahap lanjut dan dilakukan secara diam-diam selama konflik.
Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa perundingan mengenai proyek yang disebut "Jalur Kereta Api Perdamaian" dihidupkan kembali, menyoroti kunjungan rahasia Menteri Perhubungan Israel Miri Regev ke UEA pekan lalu untuk bertemu dengan para pejabat Emirat dan membahas inisiatif tersebut.
Kesepakatan juga dicapai untuk membentuk pemerintahan bersama antara pejabat senior dari UEA dan perkeretaapian Israel untuk mengawasi transit kereta api. Pemerintahan ini juga akan mengkaji rute alternatif yang melintasi antara Yordania dan "Israel" melalui Laut Mati bagian selatan untuk menghindari komplikasi politik.
Menurut i24, sebuah delegasi dari Kementerian Transportasi Israel, yang dipimpin oleh Menteri Miri Regev, melakukan kunjungan mendadak ke Abu Dhabi pada akhir pekan.
3 Alasan Negara Arab Ini Bangun Jalur Kereta Api ke Israel, Salah Satunya Perang Gaza Bukan Penghalang
1. Meningkatkan Perdagangan UEA dan Israel
Laporan tersebut menyebutkan bahwa kereta api berkecepatan tinggi tersebut direncanakan untuk mendukung perdagangan antara negara-negara Teluk dan Israel.Ditambahkan bahwa delegasi tersebut mengunjungi Abu Dhabi untuk memperkuat kerja sama regional yang dibutuhkan antara Arab Saudi dan Israel, seraya mencatat bahwa proyek tersebut diharapkan dapat menciptakan rute komersial yang akan menjadikan Israel pusat perdagangan utama.
Baca Juga: 15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Salah Satunya Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
2. Mengurangi Prosedur Birokrasi
Berdasarkan rencana yang dilaporkan, barang-barang akan meninggalkan Pelabuhan Mundra di India melalui laut ke UEA, kemudian dilanjutkan melalui darat melalui Arab Saudi dan Yordania sebelum mencapai Haifa, dari sana barang-barang tersebut dapat diangkut ke Eropa.Media tersebut mengatakan bahwa truk-truk yang saat ini tiba dari UEA mencapai Pelabuhan Haifa melalui Jembatan Allenby, di mana mereka menghadapi prosedur birokrasi.
Rencana Israel bertujuan untuk memungkinkan truk-truk yang datang dari UEA memasuki Israel dengan persetujuan langsung dan tanpa prosedur administratif yang panjang.
3. Perang Gaza Bukan Penghalang
Media Israel, termasuk Channel 15 dan Yedioth Ahronoth, mengungkapkan bahwa pengerjaan proyek kereta api rahasia yang menghubungkan Uni Emirat Arab (UEA) dan "Israel" terus berlanjut bahkan selama perang di Gaza.Channel 15 mengonfirmasi bahwa pembangunan jalur kereta api telah mencapai tahap lanjut dan dilakukan secara diam-diam selama konflik.
Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa perundingan mengenai proyek yang disebut "Jalur Kereta Api Perdamaian" dihidupkan kembali, menyoroti kunjungan rahasia Menteri Perhubungan Israel Miri Regev ke UEA pekan lalu untuk bertemu dengan para pejabat Emirat dan membahas inisiatif tersebut.
Kesepakatan juga dicapai untuk membentuk pemerintahan bersama antara pejabat senior dari UEA dan perkeretaapian Israel untuk mengawasi transit kereta api. Pemerintahan ini juga akan mengkaji rute alternatif yang melintasi antara Yordania dan "Israel" melalui Laut Mati bagian selatan untuk menghindari komplikasi politik.
(ahm)
Lihat Juga :