Pusat Riset Jerman Ungkap Korban Tewas di Gaza Kemungkinan Melebihi 100.000 Jiwa
Rabu, 26 November 2025 - 08:51 WIB
loading...
A
A
A
"Tujuan kami adalah memperkirakan angka harapan hidup dan hilangnya angka harapan hidup akibat konflik Gaza di Palestina dengan cara yang memperhitungkan data yang tidak lengkap atau terbatas," tambahnya.
Peneliti juga mencatat sebagai akibat dari "angka kematian yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, angka harapan hidup di Gaza turun sebesar 44% pada tahun 2023 dan sebesar 47% pada tahun 2024 dibandingkan dengan kondisi tanpa perang—setara dengan hilangnya masing-masing 34,4 dan 36,4 tahun."
Studi ini juga menemukan distribusi usia dan gender kematian akibat kekerasan di Gaza antara 7 Oktober 2023 dan 31 Desember 2024 sangat mirip dengan pola demografi yang diamati dalam beberapa genosida yang didokumentasikan Kelompok Antar-Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Estimasi Kematian Anak (UN IGME).
“Karena genosida merupakan istilah hukum yang sangat spesifik, kriteria tambahan tertentu harus dipenuhi agar dapat diterapkan. Hal ini bukan fokus studi ini,” ungkap pernyataan dalam siaran pers tersebut.
Gómez-Ugarte menjelaskan, “Perkiraan kami tentang dampak perang terhadap harapan hidup di Gaza dan Palestina memang signifikan, tetapi mungkin hanya mewakili batas bawah dari beban mortalitas yang sebenarnya.”
Ia menambahkan, “Analisis kami berfokus secara eksklusif pada kematian langsung yang terkait dengan konflik. Dampak tidak langsung perang, yang seringkali lebih besar dan lebih lama, tidak dikuantifikasi dalam pertimbangan kami.”
Tim mendasarkan penelitian mereka pada temuan sebelumnya dan menghitung estimasi mortalitas yang terperinci, lapor kantor berita Anadolu, menambahkan tim menganalisis pria dan wanita, serta berbagai kelompok usia, secara terpisah.
Peneliti juga mencatat sebagai akibat dari "angka kematian yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, angka harapan hidup di Gaza turun sebesar 44% pada tahun 2023 dan sebesar 47% pada tahun 2024 dibandingkan dengan kondisi tanpa perang—setara dengan hilangnya masing-masing 34,4 dan 36,4 tahun."
Pola Demografi
Studi ini juga menemukan distribusi usia dan gender kematian akibat kekerasan di Gaza antara 7 Oktober 2023 dan 31 Desember 2024 sangat mirip dengan pola demografi yang diamati dalam beberapa genosida yang didokumentasikan Kelompok Antar-Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Estimasi Kematian Anak (UN IGME).
“Karena genosida merupakan istilah hukum yang sangat spesifik, kriteria tambahan tertentu harus dipenuhi agar dapat diterapkan. Hal ini bukan fokus studi ini,” ungkap pernyataan dalam siaran pers tersebut.
Gómez-Ugarte menjelaskan, “Perkiraan kami tentang dampak perang terhadap harapan hidup di Gaza dan Palestina memang signifikan, tetapi mungkin hanya mewakili batas bawah dari beban mortalitas yang sebenarnya.”
Ia menambahkan, “Analisis kami berfokus secara eksklusif pada kematian langsung yang terkait dengan konflik. Dampak tidak langsung perang, yang seringkali lebih besar dan lebih lama, tidak dikuantifikasi dalam pertimbangan kami.”
Temuan Sebelumnya, Estimasi Mortalitas
Tim mendasarkan penelitian mereka pada temuan sebelumnya dan menghitung estimasi mortalitas yang terperinci, lapor kantor berita Anadolu, menambahkan tim menganalisis pria dan wanita, serta berbagai kelompok usia, secara terpisah.
Lihat Juga :