Pusat Riset Jerman Ungkap Korban Tewas di Gaza Kemungkinan Melebihi 100.000 Jiwa

Rabu, 26 November 2025 - 08:51 WIB
loading...
Pusat Riset Jerman Ungkap...
Serangan Israel terus membunuh dan melukai warga di Gaza. Foto/qnn
A A A
BERLIN - Angka kematian saat ini di Jalur Gaza kemungkinan melebihi 100.000 jiwa, dengan harapan hidup pada tahun 2024 telah turun "menjadi hampir setengah" dari tingkat yang diperkirakan di luar serangan militer Israel. Data itu berdasarkan hasil studi terbaru.

Studi ini dilakukan tim peneliti dari Institut Max Planck untuk Penelitian Demografi (MPIDR) yang bergengsi di Jerman dan Pusat Studi Demografi (CED) yang berbasis di Barcelona.

“Dengan menggunakan pendekatan pemodelan pseudo-Bayesian, studi ini memperkirakan 78.318 (70.614-87.504) orang tewas di Gaza antara 7 Oktober 2023 dan akhir tahun 2024 sebagai akibat langsung dari konflik tersebut,” ungkap pernyataan siaran pers dari MPIDR.

Lembaga itu menambahkan, “Dalam analisis lanjutan yang dilakukan setelah publikasi, para penulis menemukan bahwa pada 6 Oktober 2025, jumlah kematian akibat konflik di Gaza kemungkinan telah melampaui 100.000.”

Disebutkan, para peneliti mengembangkan pendekatan “untuk menganalisis dampak perang” terhadap mortalitas, dengan menggabungkan dan menyebarkan ketidakpastian yang besar seputar data yang tersedia mengenai konflik yang sedang berlangsung di Gaza.

Beberapa Sumber


Pernyataan tersebut mencatat Ana C. Gómez-Ugarte, Irena Chen, bersama rekan-rekan mereka mendasarkan estimasi mereka pada data dari beberapa sumber publik, termasuk Kementerian Kesehatan Gaza (GMoH), Pusat Informasi Israel untuk Hak Asasi Manusia di Wilayah Pendudukan (B’Tselem), Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), Kelompok Antar-Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Estimasi Mortalitas Anak (UN-IGME), dan Biro Pusat Statistik Palestina (PCBS).

"Ketegangan antara keterbatasan data dan tuntutan akan metrik yang bermakna menjadi pendorong studi ini. Kami menunjukkan tantangan-tantangan ini tidak harus saling eksklusif," ujar Gómez-Ugarte.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Menteri Israel Kecam...
Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!
Rekomendasi
Sarwendah Laporkan Ruben...
Sarwendah Laporkan Ruben Onsu ke KPAI Terkait Pengasuhan dan Nafkah Anak
Menkum Supratman Sampaikan...
Menkum Supratman Sampaikan Capaian Posbankum di Legal Forum Rusia dan Perkuat Kerja Sama Ekstradisi Narapidana
Juara MasterChef Indonesia...
Juara MasterChef Indonesia Ini Pernah Kesurupan, Pengakuan Stephanie Mayerson Ini Bikin Bulu Kuduk Merinding
Berita Terkini
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved