Usai Tetapkan Presiden Venezuela Teroris, Trump Siap Bicara Langsung dengan Maduro

Rabu, 26 November 2025 - 07:45 WIB
loading...
Usai Tetapkan Presiden...
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana berbicara langsung dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro meskipun Washington telah menetapkannya sebagai pimpinan organisasi teroris. Axios melaporkan pada hari Selasa (25/11/2025), mengutip pejabat pemerintah.

AS telah secara resmi menetapkan 'Kartel Matahari' –jaringan kriminal yang diduga beroperasi di dalam badan keamanan Venezuela – sebagai organisasi teroris asing, menempatkannya dalam kategori yang sama dengan Al-Qaeda dan ISIS.

Mengumumkan langkah tersebut pada hari Senin, Departemen Keuangan AS mengulangi tuduhan lama bahwa Maduro, yang legitimasinya disengketakan Washington, memimpin kelompok tersebut.

Menurut Axios, langkah Trump menandai perubahan penting dalam "diplomasi kapal perang"-nya terhadap Venezuela – dan dapat mengindikasikan serangan rudal atau operasi darat AS kemungkinan besar tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

"Tidak ada yang berencana untuk masuk dan menembaknya atau menangkapnya – saat ini. Saya tidak akan mengatakan tidak pernah, tetapi itu bukan rencananya saat ini," ujar seorang pejabat anonim yang mengetahui masalah tersebut kepada Axios.

"Sementara itu, kami akan meledakkan kapal-kapal yang mengangkut narkoba. Kami akan menghentikan perdagangan narkoba," tegas pejabat tersebut.

Belum ada tanggal yang ditetapkan untuk panggilan telepon antara Trump dan Maduro, yang "masih dalam tahap perencanaan." Axios melaporkan, mengutip seorang pejabat AS lainnya.

Langkah ini menyusul serangan udara AS selama hampir dua bulan terhadap kapal-kapal kecil di lepas pantai Venezuela, tindakan yang menurut Pentagon menargetkan "narkoterorisme" dan telah menewaskan sekitar 80 orang.

Istilah 'Kartel Matahari' muncul pada tahun 1990-an sebagai label media untuk dugaan korupsi di antara para perwira Venezuela yang mengenakan lencana berbentuk matahari.

Pada tahun 2020, AS mendakwa Maduro dan 14 pejabat aktif atau mantan pejabat atas tuduhan perdagangan narkoba dan kejahatan terorganisir, menuduh mereka secara kolektif menjalankan kartel tersebut.

Maduro telah berulang kali membantah tuduhan perdagangan narkoba dan memperingatkan AS agar tidak melancarkan "perang gila".

Trump juga dilaporkan telah menyetujui serangkaian langkah untuk menekan Venezuela dan mempersiapkan kemungkinan kampanye militer yang lebih luas, termasuk operasi rahasia CIA yang menargetkan pemerintahan Maduro.

Caracas mengecam peningkatan kekuatan militer AS sebagai pelanggaran kedaulatannya dan upaya kudeta, sehingga menempatkan pasukannya dalam siaga tinggi.

Sementara itu, Maduro mengatakan Venezuela siap untuk perundingan "tatap muka" dengan Washington.

Baca juga: 90% Warga Gaza Bertahan Hidup Hanya dengan 1 Kali Makan Sehari
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved