Siapa Haytham Ali Tabatabai? Komandan Perang Hizbullah yang Dibunuh Israel

Selasa, 25 November 2025 - 09:45 WIB
loading...
A A A
BacaJuga: 4 Alasan Sanksi Uni Eropa terhadap Rusia Gagal Total, Salah Satunya Dipicu Inisiatif Trump

2. Komandan Militer Hizbullah yang Ditakuti Israel

Tabatabai adalah seorang pejabat militer senior di Hizbullah dengan pengalaman militer yang luas. Ia dilaporkan ikut serta dalam sejumlah operasi lapangan di Lebanon selatan yang diduduki Israel dan memimpin poros Nabatieh, atau wilayah komando, Hizbullah, dari tahun 1996 hingga Israel menarik diri dari Lebanon selatan pada tahun 2000.

Menurut Hizbullah, Tabatabai kemudian memimpin poros Khiam dari tahun 2000 hingga 2008 dan memegang komando selama perang Juli 2006, yang membuat Israel dan Hizbullah bertempur hingga imbang setelah 34 hari. Kelompok itu juga mengatakan Tabatabai berpartisipasi dalam pembentukan Pasukan Radwan elit Hizbullah.

Kemudian, ia bertanggung jawab atas operasi Hizbullah di sepanjang perbatasan dengan Suriah dan mengambil alih tanggung jawab cabang operasi selama perang tahun lalu dengan Israel.

Menurut laporan media Israel, Tabatabai memimpin Pasukan Radwan elit Hizbullah di Suriah dan Yaman sebelum menggantikan Ali Karaki, yang terbunuh dalam perang tahun lalu, sebagai komandan front selatan Hizbullah.

Ia diangkat sebagai kepala staf Hizbullah setelah perang, di mana sebagian besar pemimpin militer senior Hizbullah dibunuh oleh Israel.

"Tabatabai adalah orang yang mereorganisasi kepemimpinan militer Hizbullah, dan penargetan pinggiran selatan Beirut merupakan indikasi bahwa negara Lebanon tidak memiliki jaminan terhadap perluasan serangan semacam itu," ujar Sohaib Jawhar, seorang peneliti nonresiden di Badil, Institut Kebijakan Alternatif, yang berbasis di Beirut, kepada Al Jazeera.

3. Israel Terus Melanggar Gencatan Senjata

Dalam pernyataannya, Hizbullah mengonfirmasi tewasnya "komandan jihadis syahid agung" yang dikenal sebagai Sayyid Abu Ali dan menggambarkan pembunuhan Israel sebagai "serangan berbahaya di wilayah Haret Hreik di pinggiran kota Beirut".

Mahmoud Qmati, wakil presiden Dewan Politik kelompok tersebut, menyesalkan "pelanggaran gencatan senjata lainnya" dan menuduh Israel meningkatkan konflik "dengan lampu hijau yang diberikan oleh Amerika Serikat".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 23 Selasa: Erika Sengaja Datang ke Klinik Bukan untuk Berobat
Berita Terkini
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved