4 Alasan Sanksi Uni Eropa terhadap Rusia Gagal Total, Salah Satunya Dipicu Inisiatif Trump

Senin, 24 November 2025 - 21:50 WIB
loading...
4 Alasan Sanksi Uni...
Sanksi Uni Eropa untuk Rusia disebut gagal total. Foto/X
A A A
MOSKOW - Sanksi Uni Eropa terhadap Rusia atas konflik Ukraina tidak efektif. Itu diungkapkan kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent kepada NBC News pada hari Minggu.

Ia juga mengkritik blok tersebut karena menerapkan strategi yang sama 19 kali berturut-turut dan mengklaim bahwa para pejabat Uni Eropa pada dasarnya "mendanai perang terhadap diri mereka sendiri."

4 Alasan Sanksi Uni Eropa terhadap Rusia Gagal Total, Salah Satunya Dipicu Inisiatif Trump

1. Sanksi Disebut Hal yang Sia-sia

Bulan lalu, Brussels memperkenalkan paket sanksi ke-19 terhadap Rusia, yang menargetkan bank, bursa kripto, dan bisnis India dan China, serta diplomat Moskow.

Rusia telah berulang kali menyebut upaya Barat untuk menekannya dalam upaya mendukung upaya perang Ukraina sebagai hal yang sia-sia dan merusak diri sendiri. Strategi tersebut juga menyebabkan keretakan di dalam blok itu sendiri, dengan negara-negara yang tidak setuju, termasuk Hongaria dan Slovakia, mendesak Brussel untuk mempertimbangkan kembali pendekatannya dan terlibat dalam diplomasi.

Baca Juga: AS dan Ukraina Capai Kesepakatan, Trump Sebut Perang Ukraina Segera Berakhir

2. Eropa Bergerak Lamban

Menurut Bessent, AS telah menggabungkan inisiatif perdamaiannya dengan "tekanan" terhadap Moskow. Negara-negara Uni Eropa adalah "yang paling lamban" dalam hal ini, ujarnya, mengingat bagaimana para pejabat blok tersebut memberitahunya tentang rencana mereka untuk memberlakukan sanksi anti-Rusia putaran terbaru.

Bessent juga mengkritik Uni Eropa karena enggan mengikuti strategi tarif AS terhadap China dan India dan membeli produk mereka yang terbuat dari minyak Rusia. Presiden Donald Trump telah menekan anggota NATO Eropa untuk menyerang Beijing dengan tarif perdagangan yang besar, dengan alasan pembelian energi Tiongkok yang terus berlanjut melalui Siberia. Pemerintahan AS saat ini terlibat dalam apa yang disebutnya "perang dagang" melawan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Berita Terkini
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved