PM Kanada: Dunia Bisa Terus Berjalan Tanpa AS

Senin, 24 November 2025 - 14:19 WIB
loading...
PM Kanada: Dunia Bisa...
Dunia bisa berjalan tanpa AS. Foto/X/White House
A A A
WASHINGTON - Washington seharusnya tidak melebih-lebihkan perannya di kancah internasional. Itu diungkapkan Perdana Menteri Kanada Mark Carney.

Dia menambahkan bahwa berbagai masalah dapat diselesaikan tanpa keterlibatan AS. “Pusat gravitasi” ekonomi juga bergeser dari Amerika, ujarnya kepada para wartawan di sela-sela KTT G20 akhir pekan lalu.

AS tidak hadir dalam pertemuan yang diadakan di Johannesburg, Afrika Selatan. Presiden AS Donald Trump menuduh negara itu melakukan genosida terhadap petani kulit putih, yang ia sebut sebagai alasan ketidakhadirannya.

Washington juga mengklaim bahwa hanya ringkasan ketua yang dapat dirilis setelah KTT karena AS tidak hadir. G20 tetap mengeluarkan deklarasi pada hari Minggu.

"Pertemuan tersebut mempertemukan negara-negara yang mewakili tiga perempat populasi dunia, dua pertiga PDB global, dan tiga perempat perdagangan dunia, dan itu pun tanpa kehadiran resmi Amerika Serikat," kata Carney pada hari Minggu, dilansir RT. "Ini merupakan pengingat bahwa pusat gravitasi ekonomi global sedang bergeser."

Baca Juga: Siapa Panglima Militer Terbaik Sepanjang Masa?

Menurut perdana menteri, keputusan yang diambil oleh anggota G20 selama pertemuan tersebut tetap berbobot meskipun ada boikot AS. Ia juga mengatakan Kanada berupaya memperkuat hubungan dengan berbagai negara, termasuk Afrika Selatan, India, dan China.

Ajudan presiden Rusia, Maksim Oreshkin, memimpin delegasi Moskow di KTT tersebut dan memujinya sebagai sebuah keberhasilan.

Ia menambahkan bahwa timnya telah melakukan "banyak komunikasi yang konstruktif" dengan "negara-negara sahabat" dan bahkan menerima beberapa proposal kerja sama ekonomi dan proyek bersama dari negara-negara yang "tidak bersahabat".

Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, menyatakan menjelang KTT bahwa G20 "bergerak maju" dan "tidak akan diganggu," seraya menambahkan bahwa keputusan AS untuk memboikot pertemuan tersebut merupakan "kerugian mereka."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Anak-Anak Muda India...
Anak-Anak Muda India Muak dengan Pemerintah, Bentuk "Partai Kecoak"
Rekomendasi
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved