Israel Langgar Gencatan Senjata, Habisi Pemimpin Militer Hizbullah via Serangan Udara

Senin, 24 November 2025 - 08:19 WIB
loading...
A A A
Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan serangan itu menewaskan lima orang dan melukai 28 lainnya. Serangan tersebut menghantam sebuah gedung bertingkat, menyebabkan puing-puing berjatuhan ke mobil-mobil di jalan utama di bawahnya.

Orang-orang bergegas keluar dari gedung apartemen mereka karena takut akan pemboman lebih lanjut, kata seorang jurnalis Reuters.

Setelah serangan itu, Presiden Lebanon Joseph Aoun mendesak masyarakat internasional untuk campur tangan guna menghentikan serangan Israel.

Serangan itu terjadi seminggu sebelum Paus Leo dijadwalkan mendarat di Lebanon dalam kunjungan luar negeri pertamanya, dengan banyak warga Lebanon berharap kunjungan itu dapat menandakan bahwa negara itu sedang menuju hari-hari yang lebih baik.

Gencatan senjata November 2024 dimaksudkan untuk mengakhiri pertempuran selama setahun antara Hizbullah dan militer Israel, yang dipicu oleh tembakan roket Hizbullah ke pos-pos Israel sehari setelah serangan 7 Oktober 2023 oleh sekutu Palestina-nya, Hamas.

Namun, Israel terus melancarkan serangan hampir setiap hari di Lebanon sejak gencatan senjata tersebut, menargetkan apa yang disebutnya sebagai depot senjata, milisi, dan upaya kelompok tersebut untuk membangun kembali kekuatannya. Israel telah meningkatkan serangan tersebut dalam beberapa minggu terakhir.

"Kami tidak akan membiarkan Hizbullah, organisasi teror, memulihkan dan membangun kembali kekuatannya serta mengancam Israel dari mana pun di Lebanon," kata juru bicara pemerintah Israel, Shosh Bedrosian, kepada wartawan setelah serangan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Berita Terkini
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Infografis
Rincian Kesepakatan...
Rincian Kesepakatan Gencatan Senjata Israel dan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved