AS Tetapkan Arab Saudi Berstatus Sekutu Non-NATO, Berikut 4 Keuntungannya

Minggu, 23 November 2025 - 19:20 WIB
loading...
A A A
Berdasarkan hukum AS, sekutu utama non-NATO berhak menerima pinjaman peralatan dan perlengkapan militer AS untuk penelitian, pengujian, dan evaluasi bersama.

Mereka dapat menampung cadangan perang AS di wilayah mereka, menandatangani perjanjian pelatihan bilateral atau multilateral, dan menerima akses prioritas ke kelebihan perlengkapan pertahanan yang tidak lagi dibutuhkan militer AS.

Mereka dapat membeli amunisi uranium terdeplesi dan menandatangani perjanjian dengan Departemen Pertahanan AS untuk...
penelitian dan pengembangan operasional pada alutsista dan amunisi.

Perusahaan yang berbasis di negara-negara ini dapat mengajukan tender untuk kontrak pemeliharaan dan perbaikan Pentagon di luar negeri, dan pemerintah mereka dapat mengakses pendanaan AS untuk penelitian dan pengembangan kontraterorisme, termasuk teknologi pendeteksi bahan peledak.

4. Jaminan Keamanan dan Pertahanan Strategis

Penunjukan ini tidak mencakup aliansi formal dan tidak mewajibkan AS untuk membela negara yang ditunjuk jika diserang.

Penunjukan ini tidak mencakup jaminan keamanan atau komitmen pertahanan bersama yang dinikmati oleh anggota NATO.

Namun, beberapa sekutu utama non-NATO memiliki perjanjian pertahanan bilateral terpisah dengan AS yang mencakup kewajiban pertahanan. Ini termasuk Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Filipina.

Gedung Putih mengatakan Trump dan putra mahkota Saudi juga menandatangani perjanjian pertahanan strategis, tetapi masih belum jelas apakah ketentuan pencegahannya mencakup komitmen AS untuk membela Arab Saudi jika terjadi serangan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Berita Terkini
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved