Kasus Kudeta, Polisi Tangkap Mantan Presiden Brasil Jail Bolsonaro Secara Dramatis

Minggu, 23 November 2025 - 06:37 WIB
loading...
Kasus Kudeta, Polisi...
Polisi federal Brasil menangkap mantan presiden Jair Bolsonaro atas dugaan rencana melarikan diri dan menghindari hukuman penjara 27 tahun terkait kasus upaya kudeta. Foto/Brenno Carvalho/O Globo
A A A
SAO PAULO - Polisi federal Brasil pada hari Sabtu menangkap mantan presiden Jair Bolsonaro atas dugaan rencana melarikan diri dan menghindari hukuman penjara 27 tahun terkait kasus upaya kudeta.

Dalam sebuah kejutan dramatis dan tak terduga di tahap akhir persidangan pidana yang panjang dan kontroversial, para petugas polisi federal memasuki rumah Bolsonaro Sabtu dini hari. Mereka bertindak atas perintah Hakim Agung untuk membawa mantan presiden tersebut ke markas besar kepolisian federal di ibu kota, Brasilia.

Hakim Alexandre de Moraes, yang mengawasi kasus upaya Bolsonaro untuk mempertahankan kursi kepresidenan setelah kekalahannya dari Presiden Luiz Inácio Lula da Silva dalam pemilu 2022, memerintahkan penangkapan pre-emptive setelah mengatakan monitor pergelangan kaki pemimpin sayap kanan itu telah dilanggar pada Sabtu pukul 00.08 dini hari.

Baca Juga: Mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro Dihukum 27 Tahun Penjara atas Upaya Kudeta

Bolsonaro (70), yang sebelumnya berada dalam tahanan rumah, diperintahkan untuk mengenakan perangkat tersebut setelah dianggap berisiko melarikan diri. Ajudannya, Andriely Cirino, mengonfirmasi kepada The Associated Press bahwa penangkapan tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 pagi pada hari Sabtu.

De Moraes mengatakan penangkapan itu merupakan tindakan pencegahan untuk menghindari potensi pelarian saat protes yang diselenggarakan oleh putra Bolsonaro, Flavio Bolsonaro, pada Sabtu malam.

“Apakah kalian akan berjuang untuk negara kalian atau kalian akan menonton semuanya dari ponsel kalian di sofa rumah kalian?," kata Flávio Bolsonaro dalam sebuah video yang mengundang orang-orang untuk keluar dari rumah ayahnya pukul 19.00.

“Saya mengundang kalian untuk berjuang bersama kami," teriaknya.

De Moraes mengatakan upaya untuk merusak monitor pergelangan kaki adalah konfirmasi bahwa Bolsonaro akan mencoba melarikan diri selama "kebingungan yang akan disebabkan oleh demonstrasi yang diselenggarakan oleh putranya."

Dia mengatakan ada kemungkinan Bolsonaro melarikan diri ke Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Brasilia. Hakim Mahkamah Agung itu juga menyebutkan para terdakwa lain dalam kasus kudeta dan sekutu politik mantan presiden yang meninggalkan Brasil untuk menghindari penjara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
Presiden Putin Membiarkan...
Presiden Putin Membiarkan Bos Wagner Lakukan Kudeta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved