Berita Kemelut PBNU Mendunia, Gus Yahya Ditekan Mundur karena Mengundang Tokoh Pro-Israel

Minggu, 23 November 2025 - 05:52 WIB
loading...
Berita Kemelut PBNU...
Media asing ikut memberitakan kemelut di internal PBNU, Gus Yahya ditekan untuk mundur sebagai Ketua Umum PBNU. Foto/Instagram Yahya Cholil Staquf
A A A
JAKARTA - Media internasional ikut memberitakan kemelut di internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), di mana ketua umumnya; KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), ditekan untuk mengundurkan diri karena telah mengundang pembicara pro-Israel.

NU merupakan organisasi Islam terbesar di dunia dengan sekitar 100 juta anggota dan afiliasinya.

"Indonesia's biggest Islamic group asks chief to resign over invitation to pro-Israeli speaker (Kelompok Islam terbesar di Indonesia meminta pemimpinnya untuk mengundurkan diri karena mengundang pembicara pro-Israel)," bunyi judul berita media Inggris; Reuters, Minggu (23/11/2025).

Baca Juga: Rais Aam Minta Gus Yahya Mundur dari Jabatan Ketum PBNU

Judul yang mirip juga ditulis media ternama Timur Tengah, Al Jazeera, yang berbunyi: "Indonesian Muslim group tells leader to resign over pro-Israel speaker (Kelompok Muslim Indonesia meminta pemimpinnya untuk mengundurkan diri karena mengundang pembicara pro-Israel).

Bahkan media Zionis, Times of Israel, juga ikut memberitakan dengan judul serupa, yakni "Indonesia’s largest Islamic group urges leader to quit for inviting pro-Israel speaker (Kelompok Islam terbesar di Indonesia desak pemimpinnya untuk mundur karena mengundang pembicara pro-Israel)".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Iran Ancam Pembalasan...
Iran Ancam Pembalasan Dahsyat ke AS: Tidak Pernah Mereka Bayangkan Sebelumnya
Rekomendasi
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Infografis
Serahkan Kendali ke...
Serahkan Kendali ke Uni Eropa, Israel Mundur dari Perlintasan Rafah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved