Berita Kemelut PBNU Mendunia, Gus Yahya Ditekan Mundur karena Mengundang Tokoh Pro-Israel

Minggu, 23 November 2025 - 05:52 WIB
loading...
A A A
Rapat harian Syuriah PBNU yang dimotori KH Rais Aam Miftachul Akhyar telah memberi Gus Yahya waktu tiga hari untuk mengajukan pengunduran dirinya atau dicopot dari jabatannya.

Pejabat NU Najib Azca mengatakan kepada Reuters bahwa seruan agar Gus Yahya mundur bermula dari keputusannya mengundang mantan pejabat Departemen Luar Negeri Amerika Serikat yang juga tokoh pro-Zionis Israel, Peter Berkowitz, untuk menjadi pembicara dalam acara pelatihan NU pada Agustus lalu.

Berkowitz sering menulis untuk mendukung perang Israel di Gaza, menurut situs webnya, termasuk sebuah artikel pada bulan September yang bertujuan untuk membantah bahwa Israel telah melakukan genosida di wilayah Palestina.

Dalam sebuah opini pada bulan Oktober, Berkowitz mengatakan, "Pengakuan formal atas Negara Palestina imajiner menghambat keamanan, stabilitas, dan perdamaian dan menjilat populasi Muslim yang terus bertambah di negara-negara demokrasi Barat."

"Hal ini memperkuat fantasi progresif bahwa hambatan utama bagi solusi yang adil dan langgeng untuk konflik Israel-Palestina adalah sikap agresif Israel, bukan sikap keras kepala Palestina dan haus darah Hamas," ujarnya.

Berkowitz juga menulis tentang seminar yang dia berikan kepada peserta NU di Indonesia pada bulan Agustus, dan memuji Gus Yahya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Serangan AS Masuki Hari...
Serangan AS Masuki Hari Kelima, Iran Terus Hantam Pangkalan Militer di Teluk
Heboh! 100 Lebih Politisi...
Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel
Rekomendasi
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Berita Terkini
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
Infografis
Serahkan Kendali ke...
Serahkan Kendali ke Uni Eropa, Israel Mundur dari Perlintasan Rafah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved