5 Fakta Pertemuan Mengejutkan Trump dan Zohran Mamdani
Sabtu, 22 November 2025 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
Selama kampanye pemilihannya di New York City, Mamdani terus berfokus pada kurangnya perumahan terjangkau dan mengusulkan pembekuan kenaikan sewa untuk apartemen-apartemen tertentu dengan harga sewa stabil, di antara inisiatif-inisiatif lainnya.
Mamdani mengatakan ia dan Trump membahas cara "memberikan keterjangkauan bagi warga New York".
Setiap kali ditanya tentang perbedaan pandangan mereka, wali kota terpilih tersebut kembali membahas hal ini.
Menanggapi pertanyaan tentang perbedaan pandangan mereka dalam mencapai perdamaian di Timur Tengah, Mamdani menjawab bahwa para pemilih Trump telah menyampaikan kepadanya keinginan untuk "mengakhiri perang abadi" dan agar para pemimpin mengatasi "krisis biaya hidup".
Mengenai penegakan hukum dan imigrasi, mereka juga tampaknya menemukan beberapa kesamaan. Mamdani mengatakan ia dan Trump membahas operasi penegakan imigrasi federal di New York, dan ia menyampaikan kekhawatiran warga tentang bagaimana operasi tersebut dijalankan.
Namun Trump mengatakan mereka lebih banyak membahas kejahatan daripada imigrasi.
"Dia tidak ingin melihat kejahatan dan saya tidak ingin melihat kejahatan," kata presiden. Ia "sangat sedikit ragu" bahwa keduanya akan akur dalam isu itu.
Trump bahkan mengatakan ia akan merasa aman tinggal di New York yang dipimpin Mamdani.
Dalam pemilihan awal bulan ini, Partai Republik mengalami kesulitan dan Partai Demokrat memenangkan pemilihan-pemilihan penting. Belum jelas apakah tren ini akan berlanjut.
Partai Republik memiliki rencana untuk menjadikan Mamdani sebagai wajah Partai Demokrat, menurut situs berita AS Axios. Rencana tersebut termasuk menggambarkannya sebagai sosok anti-polisi, anti-kapitalisme, dan anti-Israel dalam upaya untuk memberi Partai Republik keunggulan dalam pemilihan-pemilihan penting.
Namun, keakraban di Ruang Oval dapat melemahkan strategi tersebut.
Sambil memuji Mamdani, presiden mengatakan ia yakin wali kota baru tersebut akan "mengejutkan beberapa orang konservatif".
Mamdani mengatakan ia dan Trump membahas cara "memberikan keterjangkauan bagi warga New York".
Setiap kali ditanya tentang perbedaan pandangan mereka, wali kota terpilih tersebut kembali membahas hal ini.
Menanggapi pertanyaan tentang perbedaan pandangan mereka dalam mencapai perdamaian di Timur Tengah, Mamdani menjawab bahwa para pemilih Trump telah menyampaikan kepadanya keinginan untuk "mengakhiri perang abadi" dan agar para pemimpin mengatasi "krisis biaya hidup".
Mengenai penegakan hukum dan imigrasi, mereka juga tampaknya menemukan beberapa kesamaan. Mamdani mengatakan ia dan Trump membahas operasi penegakan imigrasi federal di New York, dan ia menyampaikan kekhawatiran warga tentang bagaimana operasi tersebut dijalankan.
Namun Trump mengatakan mereka lebih banyak membahas kejahatan daripada imigrasi.
"Dia tidak ingin melihat kejahatan dan saya tidak ingin melihat kejahatan," kata presiden. Ia "sangat sedikit ragu" bahwa keduanya akan akur dalam isu itu.
Trump bahkan mengatakan ia akan merasa aman tinggal di New York yang dipimpin Mamdani.
5. Komplikasi bagi Strategi Partai Republik
Hubungan baik yang ditunjukkan pada hari Jumat dapat mempersulit upaya Partai Republik untuk menjadikan Mamdani, yang menyebut dirinya sosialis demokrat, sebagai momok dalam pemilihan paruh waktu 2026 mendatang, ketika kendali Kongres AS akan diperebutkan.Dalam pemilihan awal bulan ini, Partai Republik mengalami kesulitan dan Partai Demokrat memenangkan pemilihan-pemilihan penting. Belum jelas apakah tren ini akan berlanjut.
Partai Republik memiliki rencana untuk menjadikan Mamdani sebagai wajah Partai Demokrat, menurut situs berita AS Axios. Rencana tersebut termasuk menggambarkannya sebagai sosok anti-polisi, anti-kapitalisme, dan anti-Israel dalam upaya untuk memberi Partai Republik keunggulan dalam pemilihan-pemilihan penting.
Namun, keakraban di Ruang Oval dapat melemahkan strategi tersebut.
Sambil memuji Mamdani, presiden mengatakan ia yakin wali kota baru tersebut akan "mengejutkan beberapa orang konservatif".
(ahm)
Lihat Juga :