UNIFIL Laporkan Lebih dari 10.000 Pelanggaran Israel di Lebanon Sejak Tahun Lalu

Jum'at, 21 November 2025 - 21:30 WIB
loading...
UNIFIL Laporkan Lebih...
UNIFIL melaporkan tentara Israel membangun dua tembok di dalam wilayah Lebanon di sepanjang perbatasan, yang melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, di dekat kota Yaroun, Nabatieh, Lebanon pada 15 November 2025. Foto/Ramiz Dallah/Anadolu Agency
A A A
BEIRUT - Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) mengatakan pada hari Kamis (20/11/2025) bahwa mereka telah mencatat lebih dari 10.000 pelanggaran udara dan darat di wilayah Lebanon sejak gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah mulai berlaku pada akhir tahun 2024.

UNIFIL menyatakan "ketenangan yang rapuh terjadi di sepanjang Garis Biru", yang menandai garis penarikan Israel dari Lebanon pada tahun 2000.

UNIFIL menambahkan pasukan penjaga perdamaiannya, yang bekerja sama dengan tentara Lebanon, melakukan patroli harian "untuk mencegah eskalasi dan membantu memulihkan stabilitas di Lebanon selatan."

Menurut misi tersebut, sejak gencatan senjata dimulai pada November 2024, mereka telah mencatat "lebih dari 7.500 pelanggaran udara, hampir 2.500 pelanggaran darat di utara Garis Biru," di wilayah Lebanon.

UNIFIL juga melaporkan menemukan "lebih dari 360 gudang senjata terbengkalai", yang diserahkan kepada tentara Lebanon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Pelatih Portugal Kesal...
Pelatih Portugal Kesal Ronaldo Diminta Diistirahatkan: Itu Kekanak-kanakan!
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved