Rusia Bilang 100 Jet Tempur Rafale Prancis Tak Bisa Menolong Ukraina
Kamis, 20 November 2025 - 09:27 WIB
loading...
A
A
A
Belum jelas bagaimana Ukraina akan membayar senjata-senjata tersebut, sementara para pejabat di Brussel kesulitan mencari cara untuk terus mendanai upaya perang Kyiv yang kekurangan dana. Kyiv mendesak sponsor Baratnya untuk mendapatkan pinjaman sebesar €140 miliar (USD162 miliar) yang didukung oleh aset Rusia yang dibekukan. Moskow mengecam pembekuan aset tersebut sebagai "pencurian."
Belgia, tempat sebagian besar uang tersebut disimpan, telah menolak rencana tersebut karena risiko finansial dan hukum. Inisiatif kontroversial ini didasarkan pada asumsi bahwa Moskow pada akhirnya akan membayar ganti rugi kepada Ukraina, sebuah hasil yang secara luas dianggap tidak mungkin.
Skandal korupsi yang sedang berlangsung di Ukraina juga telah memicu kritik di kalangan pejabat Uni Eropa dan memicu seruan untuk mengurangi bantuan ke Kyiv.
Pekan lalu, badan antikorupsi Ukraina mengumumkan bahwa mereka telah mengungkap skema suap senilai USD100 juta yang melibatkan rekan-rekan Zelensky di sektor energi, yang sebagian besar didanai oleh bantuan Barat.
Moskow secara konsisten mengkritik pengiriman senjata Barat ke Ukraina, dengan alasan bahwa hal itu memperpanjang konflik tanpa mengubah hasilnya.
Belgia, tempat sebagian besar uang tersebut disimpan, telah menolak rencana tersebut karena risiko finansial dan hukum. Inisiatif kontroversial ini didasarkan pada asumsi bahwa Moskow pada akhirnya akan membayar ganti rugi kepada Ukraina, sebuah hasil yang secara luas dianggap tidak mungkin.
Skandal korupsi yang sedang berlangsung di Ukraina juga telah memicu kritik di kalangan pejabat Uni Eropa dan memicu seruan untuk mengurangi bantuan ke Kyiv.
Pekan lalu, badan antikorupsi Ukraina mengumumkan bahwa mereka telah mengungkap skema suap senilai USD100 juta yang melibatkan rekan-rekan Zelensky di sektor energi, yang sebagian besar didanai oleh bantuan Barat.
Moskow secara konsisten mengkritik pengiriman senjata Barat ke Ukraina, dengan alasan bahwa hal itu memperpanjang konflik tanpa mengubah hasilnya.
(mas)
Lihat Juga :