Rusia Bilang 100 Jet Tempur Rafale Prancis Tak Bisa Menolong Ukraina

Kamis, 20 November 2025 - 09:27 WIB
loading...
Rusia Bilang 100 Jet...
Rusia menilai rencana Ukraina membeli 100 jet tempur Rafale buatan Prancis tak akan bisa menolongnya dalam perang. Foto/ESD
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia menilai rencana Ukraina membeli 100 jet tempur Rafale Prancis tetap tidak akan bisa menolong Kyiv dalam mengubah situasi di medan perang. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan upaya itu tidak akan menguntungkan Kyiv.

Pada hari Senin, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menandatangani surat perjanjian untuk pembelian 100 jet tempur Rafale oleh Kyiv selama dekade mendatang.

Kedua belah pihak belum memberikan detail apa pun tentang jadwal pengiriman atau mekanisme pembiayaan kesepakatan tersebut. Perjanjian awal juga mencakup pembelian delapan baterai pertahanan udara SAMP/T generasi baru yang saat ini sedang dikembangkan, amunisi berpemandu presisi AASM Hammer, drone, dan radar buatan Prancis.

Baca Juga: Ukraina Akan Dapatkan 100 Jet Tempur Rafale Prancis untuk Perang Melawan Rusia

"Apa pun pesawat tempur yang dijual kepada rezim Kyiv, itu tidak akan mengubah situasi di garis depan atau dinamika medan perang," ujar Peskov kepada para wartawan.

Dia menyesalkan bahwa Paris terus mempersenjatai rezim Kyiv. "Yang dengan demikian memicu konflik, dan sama sekali tidak berkontribusi pada upaya perdamaian," ujarnya, seperti dikutip dari Russia Today.

Rafale, jet tempur multiperan tercanggih Prancis, diperkirakan menelan biaya sekitar €100 juta (USD116 juta) per pesawat. Pengadaan 100 jet pada akhirnya dapat menelan biaya hingga €15 miliar, menurut laporan media Prancis yang mengutip perkiraan berdasarkan kontrak sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Dokumen Rahasia AS Ungkap...
Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO
Rekomendasi
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Berita Terkini
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved