Trump Sambut Hangat Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Gedung Putih
Rabu, 19 November 2025 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
“Perjanjian yang kita tandatangani hari ini di banyak bidang – dalam teknologi dan AI, material langka, magnet, dan lainnya. – akan menciptakan banyak peluang investasi,” papar dia.
Putra mahkota menggemakan penilaian Trump bahwa AS sekarang adalah “negara terpanas” di dunia, menambahkan bahwa kerajaan ingin menjadi bagian dari “fondasi teknologi yang sedang berkembang” di AS.
Trump dan MBS saling tersenyum saat bertukar komentar yang menyanjung sejak putra mahkota tiba di Gedung Putih.
Pada satu titik, Trump meraih tangan Pangeran Mohammed dan menggenggamnya sambil mengkritik pendahulunya, mantan Presiden AS Joe Biden, karena hanya memberi MBS tos saat mengunjungi Riyadh selama pandemi COVID-19 pada tahun 2021.
"Saya menjabat tangan itu. Saya tidak peduli di mana tangan itu berada," ujar Trump.
Presiden AS menggambarkan putra mahkota Saudi sebagai "fantastis" dan "brilian".
"Kita memiliki seorang pria yang sangat dihormati di Ruang Oval hari ini, dan seorang teman lama saya – teman baik saya," ungkap Trump.
Dia menegaskan, "Saya sangat bangga dengan pekerjaan yang telah ia lakukan. Apa yang telah ia lakukan luar biasa dalam hal hak asasi manusia dan hal lainnya."
Presiden AS kemudian menegur seorang reporter ABC News karena mengajukan pertanyaan yang menantang kepada Pangeran Mohammed, menuduhnya tidak menghormati tamunya.
Ketika jurnalis yang sama kemudian bertanya kepada Trump mengapa ia tidak secara sukarela merilis berkas pemerintah terkait pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein, Trump mengatakan izin siaran ABC News harus dicabut.
"Anda memulai dengan seorang pria yang sangat dihormati, menanyakan pertanyaan yang mengerikan, tidak patuh, dan sungguh buruk," ungkap Trump, merujuk pada pertanyaan sebelumnya kepada MBS.
Dia menyatakan, "Dan Anda bahkan bisa menanyakan pertanyaan yang sama persis dengan baik. Anda benar-benar tergila-gila. Seseorang telah menggilai Anda di ABC. Anda akan tergila-gila. Anda orang yang buruk dan reporter yang buruk."
Sekitar waktu yang sama ketika Trump menyambut MBS, Dewan Perwakilan Rakyat AS mengesahkan undang-undang untuk memaksa rilis berkas Epstein.
Baca juga: Organisasi Zionis Amerika Kecam Rencana Trump Jual 48 Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi
Putra mahkota menggemakan penilaian Trump bahwa AS sekarang adalah “negara terpanas” di dunia, menambahkan bahwa kerajaan ingin menjadi bagian dari “fondasi teknologi yang sedang berkembang” di AS.
Pujian dan Senyum
Trump dan MBS saling tersenyum saat bertukar komentar yang menyanjung sejak putra mahkota tiba di Gedung Putih.
Pada satu titik, Trump meraih tangan Pangeran Mohammed dan menggenggamnya sambil mengkritik pendahulunya, mantan Presiden AS Joe Biden, karena hanya memberi MBS tos saat mengunjungi Riyadh selama pandemi COVID-19 pada tahun 2021.
"Saya menjabat tangan itu. Saya tidak peduli di mana tangan itu berada," ujar Trump.
Presiden AS menggambarkan putra mahkota Saudi sebagai "fantastis" dan "brilian".
"Kita memiliki seorang pria yang sangat dihormati di Ruang Oval hari ini, dan seorang teman lama saya – teman baik saya," ungkap Trump.
Dia menegaskan, "Saya sangat bangga dengan pekerjaan yang telah ia lakukan. Apa yang telah ia lakukan luar biasa dalam hal hak asasi manusia dan hal lainnya."
Presiden AS kemudian menegur seorang reporter ABC News karena mengajukan pertanyaan yang menantang kepada Pangeran Mohammed, menuduhnya tidak menghormati tamunya.
Ketika jurnalis yang sama kemudian bertanya kepada Trump mengapa ia tidak secara sukarela merilis berkas pemerintah terkait pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein, Trump mengatakan izin siaran ABC News harus dicabut.
"Anda memulai dengan seorang pria yang sangat dihormati, menanyakan pertanyaan yang mengerikan, tidak patuh, dan sungguh buruk," ungkap Trump, merujuk pada pertanyaan sebelumnya kepada MBS.
Dia menyatakan, "Dan Anda bahkan bisa menanyakan pertanyaan yang sama persis dengan baik. Anda benar-benar tergila-gila. Seseorang telah menggilai Anda di ABC. Anda akan tergila-gila. Anda orang yang buruk dan reporter yang buruk."
Sekitar waktu yang sama ketika Trump menyambut MBS, Dewan Perwakilan Rakyat AS mengesahkan undang-undang untuk memaksa rilis berkas Epstein.
Baca juga: Organisasi Zionis Amerika Kecam Rencana Trump Jual 48 Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi
(sya)
Lihat Juga :