Trump Sambut Hangat Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Gedung Putih
Rabu, 19 November 2025 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pertemuan dengan MBS, ia mengatakan jet-jet tempur tersebut tidak akan diturunkan kualitasnya untuk memastikan superioritas militer Israel di kawasan tersebut, penyimpangan dari kebijakan AS yang dikenal sebagai "keunggulan militer kualitatif" Israel.
"Mereka ingin Anda mendapatkan pesawat dengan kaliber yang lebih rendah. Saya rasa itu tidak membuat Anda terlalu senang," ujar Trump kepada putra mahkota Saudi.
"Mereka telah menjadi sekutu yang hebat. Israel telah menjadi sekutu yang hebat, dan kami sedang mengamati hal itu saat ini. Namun, sejauh yang saya ketahui, saya pikir mereka berdua berada pada level di mana mereka seharusnya menjadi yang terbaik," papar Trump.
Trump sekali lagi menyatakan kebanggaannya atas serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran pada bulan Juni.
"Kami melakukan itu atas nama semua orang, dan hasilnya luar biasa karena kami memiliki pilot terbaik, peralatan terbaik, pesawat terbaik, dan segalanya yang terbaik," ujar dia.
Presiden AS kemudian beralih ke nada yang lebih lunak terhadap Iran, dengan mengatakan Teheran sedang mengupayakan resolusi diplomatik dengan Washington, yang telah berupaya membongkar program nuklirnya.
"Saya sepenuhnya terbuka untuk itu, dan kami sedang berbicara dengan mereka," kata Trump.
"Dan kami memulai satu proses. Namun, akan menyenangkan jika mencapai kesepakatan dengan Iran. Dan kami bisa saja melakukannya sebelum perang, tetapi itu tidak berhasil. Dan sesuatu akan terjadi di sana, saya rasa," ungkap dia.
Kantor berita resmi Arab Saudi, SPA, melaporkan bahwa MBS telah menerima surat tulisan tangan yang ditujukan kepadanya dari Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelum kunjungannya ke Washington. Tidak ada detail yang tersedia mengenai isinya.
Pada hari Selasa, Pangeran Mohammed mengatakan Arab Saudi akan mendukung kesepakatan AS-Iran.
"Kami akan melakukan yang terbaik untuk membantu mencapai kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran," ujarnya kepada para wartawan.
Dia menjelaskan, "Dan kami yakin kesepakatan yang baik yang akan memuaskan kawasan, dunia, dan Amerika Serikat akan berdampak baik bagi masa depan Iran."
Di awal pidato publik kedua pemimpin, Trump menyatakan rasa terima kasih atas investasi Saudi yang diantisipasi di AS, yang menurutnya akan mencapai ratusan miliar dolar.
“Saya ingin berterima kasih karena Anda telah setuju untuk berinvestasi USD600 miliar di Amerika Serikat. Dan karena dia teman saya, dia mungkin bisa mencapai USD1 triliun, tetapi saya harus mengusahakannya,” kata Trump.
Dia menambahkan bahwa dana Saudi akan menciptakan lapangan kerja dan sumber daya bagi perusahaan-perusahaan AS dan perusahaan investasi Wall Street.
Sementara itu, MBS mengatakan investasi Saudi di AS kemungkinan akan meningkat menjadi USD1 triliun.
"Mereka ingin Anda mendapatkan pesawat dengan kaliber yang lebih rendah. Saya rasa itu tidak membuat Anda terlalu senang," ujar Trump kepada putra mahkota Saudi.
"Mereka telah menjadi sekutu yang hebat. Israel telah menjadi sekutu yang hebat, dan kami sedang mengamati hal itu saat ini. Namun, sejauh yang saya ketahui, saya pikir mereka berdua berada pada level di mana mereka seharusnya menjadi yang terbaik," papar Trump.
Trump Mengatakan Iran Menginginkan Kesepakatan
Trump sekali lagi menyatakan kebanggaannya atas serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran pada bulan Juni.
"Kami melakukan itu atas nama semua orang, dan hasilnya luar biasa karena kami memiliki pilot terbaik, peralatan terbaik, pesawat terbaik, dan segalanya yang terbaik," ujar dia.
Presiden AS kemudian beralih ke nada yang lebih lunak terhadap Iran, dengan mengatakan Teheran sedang mengupayakan resolusi diplomatik dengan Washington, yang telah berupaya membongkar program nuklirnya.
"Saya sepenuhnya terbuka untuk itu, dan kami sedang berbicara dengan mereka," kata Trump.
"Dan kami memulai satu proses. Namun, akan menyenangkan jika mencapai kesepakatan dengan Iran. Dan kami bisa saja melakukannya sebelum perang, tetapi itu tidak berhasil. Dan sesuatu akan terjadi di sana, saya rasa," ungkap dia.
Kantor berita resmi Arab Saudi, SPA, melaporkan bahwa MBS telah menerima surat tulisan tangan yang ditujukan kepadanya dari Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelum kunjungannya ke Washington. Tidak ada detail yang tersedia mengenai isinya.
Pada hari Selasa, Pangeran Mohammed mengatakan Arab Saudi akan mendukung kesepakatan AS-Iran.
"Kami akan melakukan yang terbaik untuk membantu mencapai kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran," ujarnya kepada para wartawan.
Dia menjelaskan, "Dan kami yakin kesepakatan yang baik yang akan memuaskan kawasan, dunia, dan Amerika Serikat akan berdampak baik bagi masa depan Iran."
Investasi USD1 Triliun?
Di awal pidato publik kedua pemimpin, Trump menyatakan rasa terima kasih atas investasi Saudi yang diantisipasi di AS, yang menurutnya akan mencapai ratusan miliar dolar.
“Saya ingin berterima kasih karena Anda telah setuju untuk berinvestasi USD600 miliar di Amerika Serikat. Dan karena dia teman saya, dia mungkin bisa mencapai USD1 triliun, tetapi saya harus mengusahakannya,” kata Trump.
Dia menambahkan bahwa dana Saudi akan menciptakan lapangan kerja dan sumber daya bagi perusahaan-perusahaan AS dan perusahaan investasi Wall Street.
Sementara itu, MBS mengatakan investasi Saudi di AS kemungkinan akan meningkat menjadi USD1 triliun.
Lihat Juga :