Trump Sambut Hangat Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Gedung Putih

Rabu, 19 November 2025 - 06:30 WIB
loading...
Trump Sambut Hangat...
Presiden AS Donald Trump menyambut Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Gedung Putih. Foto/new york post
A A A
WASHINGTON - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menerima sambutan hangat di Gedung Putih dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam kunjungan yang menekankan hubungan yang semakin erat antara Riyadh dan Washington.

Gedung Putih menggelar karpet merah untuk Pangeran Mohammed, yang dikenal sebagai MBS, pada hari Selasa (18/11/2025). Trump menyambutnya dengan upacara yang menampilkan marching band, pasukan berkuda pembawa bendera, dan parade militer.

Keramahan yang mewah ini menandakan penerimaan Trump terhadap apa yang ia lihat sebagai Timur Tengah baru yang didorong oleh investasi finansial dan kemitraan AS dengan sekutu di kawasan tersebut, terutama Arab Saudi.

Setelah kedatangan Pangeran Mohammed melalui Portico Selatan, ia dan Trump menjawab pertanyaan dari para jurnalis di Ruang Oval. Kedua pemimpin berbicara tentang peluang bisnis, perdamaian, kecerdasan buatan, dan bisnis teknologi.

Tantangan yang tampak di kawasan tersebut, termasuk krisis kemanusiaan yang berkelanjutan di Gaza, tampak terabaikan selama kunjungan mereka di Ruang Oval. Berikut poin-poin penting dari pertemuan tersebut:

Pembicaraan yang Baik tentang Hubungan Arab Saudi-Israel


Dalam beberapa bulan terakhir, Trump telah berulang kali mengatakan ia ingin Arab Saudi bergabung dengan apa yang disebut Perjanjian Abraham, yang menetapkan hubungan formal antara Israel dan beberapa negara Arab.

Pada hari Selasa, Pangeran Mohammed dan Trump mengisyaratkan kemungkinan kemajuan dalam masalah ini tanpa memberikan detail atau jadwal untuk kesepakatan potensial.

Namun, Putra Mahkota menegaskan kembali bahwa Riyadh ingin memajukan pembentukan negara Palestina sebagai bagian dari kesepakatan potensial.

“Kami percaya memiliki hubungan yang baik dengan semua negara Timur Tengah adalah hal yang baik, dan kami ingin menjadi bagian dari Perjanjian Abraham,” ungkap Pangeran Mohammed kepada para wartawan.

“Tetapi kami juga ingin memastikan bahwa kami mengamankan jalur yang jelas menuju solusi dua negara. Dan hari ini kami berdiskusi secara sehat dengan Bapak Presiden bahwa kami harus mengupayakannya, untuk memastikan bahwa kami dapat mempersiapkan situasi yang tepat sesegera mungkin untuk mewujudkannya,” papar dia.

Para pejabat Saudi sebelumnya telah menekankan bahwa Riyadh berkomitmen pada Inisiatif Perdamaian Arab, yang mensyaratkan pengakuan Israel dengan pembentukan negara Palestina.

Trump mengatakan ia telah melakukan "pembicaraan yang baik" dengan Pangeran Mohammed mengenai isu tersebut.

"Kami berbicara tentang satu negara, dua negara. Kami berbicara tentang banyak hal. Dalam waktu dekat, kami juga akan membahasnya lebih lanjut," ujar presiden AS.

Trump Mengisyaratkan Pakta Pertahanan Sudah Dekat


Ketika ditanya apakah AS dan Arab Saudi telah mencapai kesepakatan pertahanan, Trump berkata, "Kami hampir mencapainya. Kami telah mencapai kesepakatan tentang itu."

Detail negosiasi tersebut belum jelas, tetapi Riyadh telah mengupayakan pakta pertahanan bersama dengan Washington, yang serupa dengan Pasal Lima NATO, yang akan memungkinkan AS untuk membantu kerajaan tersebut jika diserang.

Trump telah mengonfirmasi pada hari Senin bahwa ia akan mengizinkan penjualan jet tempur F-35 ke Arab Saudi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Terjual 800 Unit, Rahasia...
Terjual 800 Unit, Rahasia Jetour T1 Bikin Pembeli Pilih Hybrid Ketimbang Bensin
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
Berita Terkini
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Infografis
Arab Saudi Bangun Gedung...
Arab Saudi Bangun Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved