7 Rudal Balistik Paling Mematikan di Dunia, Jangkauan hingga 13.000 Km

Selasa, 18 November 2025 - 15:05 WIB
loading...
7 Rudal Balistik Paling...
ICBM LGM-30 Minuteman III Amerika Serikat termasuk di antara tujuh rudal balistik paling mematikan di dunia. Foto/DLA
A A A
WASHINGTON - Di tengah gejolak geopolitik, persaingan antara Amerika Serikat, Rusia, dan China dalam perlombaan senjata strategis dapat mengubah nasib dunia hanya dalam hitungan menit.

Ketiga negara adidaya ini berlomba memastikan bahwa mereka memiliki rudal balistik dengan jangkauan dan daya hancur yang melampaui batas imajinasi. Dalam dunia di mana kekuatan ditentukan oleh kemampuan menghantam target lintas benua, keberadaan rudal balistik antarbenua menjadi simbol supremasi sekaligus ancaman laten bagi stabilitas global.

Rusia menegaskan posisinya sebagai pewaris kekuatan nuklir era Soviet dengan mengembangkan rudal-rudal super yang digadang paling mematikan, sementara Amerika Serikat mempertahankan statusnya sebagai kekuatan militer nomor satu melalui modernisasi sistem triad nuklir yang tersebar di darat, udara, dan laut.

Baca Juga: 10 Jet Tempur Tercanggih Dunia Tahun 2025, Apakah F-35 AS Masih Nomor 1?

Di sisi lain, China bergerak cepat mengejar, meninggalkan paradigma “pertahanan minimal” dan bertransformasi menjadi negara dengan salah satu program misil paling agresif dan ambisius di dunia. Ketegangan ini menciptakan era baru perlombaan senjata yang lebih sunyi, lebih teknologis, tetapi jauh lebih berbahaya.

Dalam atmosfer persaingan yang makin memanas ini, sejumlah rudal balistik muncul sebagai puncak kemampuan rekayasa militer manusia—senjata yang mampu menempuh jarak lebih dari 13.000 kilometer, menerobos pertahanan anti-rudal, dan membawa hulu ledak yang daya hancurnya setara kota besar.

7 Rudal Balistik Paling Mematikan di Dunia

1. DF-41 (China)

•Negara pemilik: Republik Rakyat China.
•Jenis: rudal balistik antarbenua (ICBM) berbahan bakar padat berbasis kendaraan darat bergerak (mobile), silo, dan juga berbasis rel kereta.
•Jangkauan: 12.000–15.000 km.
•Hulu ledak: DF-41 dapat membawa hingga 10 hulu ledak MIRV (Multiple Independently-targetable Reentry Vehicles), termasuk hulu ledak nuklir, dalam sekali tembak.

Dengan jangkauan hingga 15.000 km, rudal DF-41 bisa menjangkau hampir seluruh belahan dunia, memberi China kapabilitas penangkalan nuklir global.

Keunggulan mobilitasnya membuat rudal ini sulit dilacak dan dihancurkan sebelum peluncuran, meningkatkan daya tahan kekuatan strategis China.

2. DF-5 (China)

•Negara pemilik: Republik Rakyat China.
•Jenis: ICBM berbahan bakar cair dan berbasis silo.
•Jangkauan: sekitar 13.000 km atau lebih untuk beberapa varian.
•Hulu ledak: versi DF-5B dan DF-5C dapat membawa 5 hingga 10 hulu ledak MIRV, termasuk hulu ledak nuklir.
•Kelemahan teknis: karena menggunakan bahan bakar cair, waktu pengisian (refuelling) bisa sangat lama (30–60 menit) sebelum peluncuran, yang membuatnya kurang responsif dibanding rudal berbahan bakar padat.

DF-5 merupakan elemen klasik dalam triad nuklir China. Ia memberikan ancaman jarak jauh yang stabil dari silo tetap, meski agak kurang fleksibel dibanding rudal mobile modern.

3. R-36M2 Voyevoda atau SS-18 Setan (Rusia)

•Negara pemilik: Federasi Rusia.
•Jenis: ICBM berbahan bakar cair dan berbasis silo.
•Jangkauan: 11.000–16.000 km menurut data resmi.
•Hulu ledak: SS-18 Setan dapat membawa hingga 10 hulu ledak MIRV, termasuk hulu ledak nuklir, dengan daya ledak besar.

SS-18 Setan atau SS-18 Satan dikenal sangat kuat, bahkan ada yang menyebutnya sebagai "monster” Perang Dingin.

Dengan hulu ledak banyak dan jangkauan sangat luas, rudal ini sangat menakutkan sebagai bagian dari kekuatan nuklir strategis Rusia, meski generasi barunya seperti ICBM Sarmat kini mulai menggantikannya.

4. RS-28 Sarmat (Rusia)

•Negara pemilik: Federasi Rusia.
•Jenis: ICBM generasi baru berbahan bakar cair dan berbasis silo.
•Jangkauan: laporan media setempat menyebut jangkauannya antara 10.000 hingga 18.000 km untuk varian tertentu.
•Hulu ledak: RS-24 Sarmat dapat membawa 10 hulu ledak MIRV, termasuk hulu ledak nuklir. Misil ini juga dapat membawa glider hipersonik.

RS-24 Sarmat dirancang untuk menembus sistem pertahanan rudal modern dan memberikan Rusia fleksibilitas strategis global. Dengan jangkauan ekstrem, rudal ini bisa meluncur dari silo di Rusia dan menyerang target di belahan dunia manapun.

5. LGM-30 Minuteman III (Amerika Serikat)

•Negara pemilik: Amerika Serikat
•Jenis: ICBM berbahan bakar padat dan berbasis silo.
•Jangkauan: Minuteman III memiliki jangkauan hingga 14.000 km.
•Hulu ledak: dapat membawa 3 hulu ledak MIRV (termasuk hulu ledak nuklir) atau kombinasi yang disesuaikan.

ICBM Minuteman III adalah bagian darat dari triad nuklir AS. Meski sudah uzur, ia tetap menjadi tulang punggung pencegahan nuklir Washington karena reliabilitas tinggi dan kesiapan cepat.

6. Hwasong-17 (Korea Utara)

•Negara pemilik: Korea Utara
•Jenis: ICBM berbahan bakar cair dan berbasis kendaraan bergerak.
•Jangkauan: Hwasong-17 diperkirakan para pakar bisa mencapai jangkauan hingga 15.000 km.
•Hulu ledak: Misil ini dapat membawa 3 hingga 4 hulu ledak MIRV, termasuk hulu ledak nuklir.

Jika benar operasional dengan jangkauan sebesar itu, Hwasong-17 memberi Korea Utara kapabilitas untuk menyerang sebagian besar benua Amerika, memperkuat posisi nuklir mereka sebagai alat tawar diplomasi berisiko tinggi.

7. LGM-118 Peacekeeper

•Negara: Amerika Serikat
•Jenis: ICBM berbahan bakar padat dan berbasis silo.
•Jangkauan: LGM-118 Peacekeeper memiliki jangkauan sekitar 9.600 km hingga 14.000 km, menurut data historis.
•Hulu ledak: Misil ini dapat membawa 10 hulu ledak MIRV, termasuk hulu ledak nuklir.

Meskipun rudal ini resmi sudah pensiun sejak 2005, ia termasuk dalam daftar rudal paling mematikan secara historis karena daya ledak besar dan kemampuan MIRV-nya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
Elon Musk Sebut AS 1.000%...
Elon Musk Sebut AS 1.000% Bakal Bangkrut: Utang Amerika Tembus Rp713.684 Triliun
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Penembakan Horor di...
Penembakan Horor di Festival Kuliner Seattle, 3 Orang Tewas
Rekomendasi
Official Poster My Chef...
Official Poster My Chef in Crime Resmi Dirilis, Sintya Marisca dan Deretan Cast Tampil Penuh Misteri
Praktis dan Cepat! BRI...
Praktis dan Cepat! BRI Multiguna Pre-Approved Hadirkan Solusi Finansial Spesial untuk Nasabah Terpilih
Dari Tol ke Tanjakan...
Dari Tol ke Tanjakan Merbabu Lebih dari 92 Km/Liter: Bukti Teknologi DM Tak Cuma Andal di Jalan Datar
Berita Terkini
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved