Trump Pertimbangkan untuk Memasok Banyak Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Arab Saudi

Minggu, 16 November 2025 - 05:57 WIB
loading...
Trump Pertimbangkan...
Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan untuk memasok Arab Saudi dengan banyak jet tempur siluman F-35 buatan Lockheed Martin. Foto/US Air Force
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dia sedang mempertimbangkan untuk menyetujui kesepakatan untuk memasok Arab Saudi dengan banyak jet tempur siluman F-35 buatan Lockheed Martin. Dia pun berharap Riyadh segera bergabung dalam Perjanjian Abraham, yang berarti melakukan normalisasi hubungan dengan Israel.

"Mereka ingin membeli banyak jet," kata Trump kepada wartawan di Air Force One, sebagaimana dikutip dari The New Arab, Minggu (16/11/2025) .

"Saya sedang mempertimbangkannya. Mereka telah meminta saya untuk mempertimbangkannya. Mereka ingin membeli banyak jet tempur '35'-tetapi mereka sebenarnya ingin membeli lebih dari itu, jet tempur," papar Trump.

Baca Juga: AS Ingin Jual 48 Jet Tempur Siluman F-35 ke Arab Saudi, tapi Takut Teknologinya Direbut China

Rencananya, negara Islam ituakan membeli 48 unit jet tempur generasi kelima tersebut.

Potensi penjualan ini muncul seiring rencana Trump untuk menjamu Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Gedung Putih minggu depan, di mana mereka diperkirakan akan menandatangani perjanjian ekonomi dan pertahanan.

Ketika ditanya tentang perundingan yang akan datang tersebut, Trump mengatakan kepada wartawan, "Ini lebih dari sekadar pertemuan, kami menghormati Arab Saudi."

Dia mengulangi harapannya bahwa Arab Saudi akan segera bergabung dengan Perjanjian Abraham, yang telah menormalisasi hubungan antara Israel dan negara-negara mayoritas Muslim. Riyadh telah menolak langkah tersebut, dengan mengatakan awal tahun ini bahwa kesepakatan tidak akan tercapai tanpa jalan menuju Negara Palestina yang merdeka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
Berita Terkini
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved