4 Kebiasaan Aneh PM Baru Jepang Sanae Takaichi, Salah Satunya Tidur Hanya 2 hingga 4 Jam

Minggu, 16 November 2025 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Beban kerjanya yang berat memicu kekhawatiran dari rekan politik maupun lawan politik. Ken Saito, mantan menteri ekonomi LDP, mengatakan ia “benar-benar khawatir” tentang kesehatan Takaichi, sementara Katsuhito Nakajima, seorang anggota parlemen oposisi, mendesaknya untuk tidur lebih banyak, yang disambut anggukan dan senyuman dari perdana menteri.

Ia tidak sendirian di antara orang Jepang yang tidak mendapatkan cukup tidur, meskipun hanya sedikit rekan senegaranya yang dapat menyamai waktu tidur maksimal empat jam per malam.

Sebuah studi yang dirilis pada Hari Tidur Sedunia di bulan Maret menemukan bahwa rata-rata orang Jepang tidur selama tujuh jam 1 menit di hari kerja – 38 menit lebih rendah dari rata-rata internasional dan lebih sedikit daripada orang di AS, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Kanada.

4. Tidak Memiliki Waktu Bersantai

Takaichi, memang, hanya punya sedikit waktu untuk bersantai sejak menjadi perdana menteri perempuan pertama Jepang pada akhir Oktober. Ia baru menjabat beberapa hari ketika menghadiri KTT ASEAN di Malaysia, sebelum menyambut kunjungan kenegaraan Donald Trump dan bertemu Xi Jinping di KTT APEC di Korea Selatan.

Perselisihan yang semakin dalam dengan China atas pernyataannya baru-baru ini bahwa Jepang mungkin terlibat secara militer dalam konflik di Selat Taiwan dapat membuatnya semakin sering tidak bisa tidur.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Berita Terkini
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Infografis
4 Fakta AS Melemahkan...
4 Fakta AS Melemahkan NATO, Salah Satunya Mesra dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved