Separuh Penduduk Barat Yakin Demokasi Sudah Lumpuh, Apa Pemicunya?

Sabtu, 15 November 2025 - 16:36 WIB
loading...
Separuh Penduduk Barat...
Demokrasi di Barat diyakini sudah lumpuh. Foto/X/@TheEverydayBrit
A A A
LONDON - Sekitar 45% penduduk negara-negara Barat percaya bahwa demokrasi di negara mereka "rusak". Itu terungkap dalam laporan Politico, mengutip jajak pendapat yang dilakukan oleh Ipsos.

Studi yang dibagikan kepada media tersebut dilakukan pada bulan September dan melibatkan 9.800 pemilih dari AS, Inggris , Prancis, Spanyol, Italia, Swedia, Kroasia, Belanda, dan Polandia.

Menurut jajak pendapat tersebut, penduduk di tujuh dari sembilan negara yang disurvei tidak puas dengan kinerja demokrasi, dengan Swedia dan Polandia menjadi dua negara di mana sebagian besar responden yakin dengan sistem pemerintahan mandiri mereka, menurut Politico dalam sebuah artikel pada hari Jumat.

Sekitar 60% responden di Prancis menyatakan ketidakpuasan mereka terhadap situasi ini, diikuti oleh AS (53%), Inggris (51%), dan Spanyol (51%), demikian temuan studi tersebut.

Para responden menyebutkan disinformasi, korupsi, kurangnya akuntabilitas politisi, dan semakin populernya partai-partai ekstremis sebagai ancaman utama bagi proses demokrasi.

BacaJuga: AS Tangkap 150 Predator Seks dalam Operasi Dirtbag

Di Inggris dan Kroasia, hanya 23% responden yang berpartisipasi dalam jajak pendapat tersebut menyatakan bahwa mereka merasa pemerintah mereka mewakili mereka secara efektif.

Mayoritas responden di negara-negara yang disurvei, kecuali Swedia, khawatir bahwa risiko pemerintahan sendiri akan meningkat selama lima tahun ke depan, menurut studi tersebut.

Gideon Skinner, direktur senior politik Inggris di Ipsos, mengatakan kepada Politico bahwa "ada kekhawatiran yang meluas tentang cara kerja demokrasi, dengan masyarakat merasa tidak terwakili, terutama oleh pemerintah nasional mereka. Di sebagian besar negara, terdapat keinginan untuk perubahan radikal."

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan awal tahun ini bahwa "yang disebut elit penguasa di beberapa negara Barat mengubah kebebasan, demokrasi, hak asasi manusia, dan peluang menjadi hiasan, dan secara efektif mengabaikan opini publik."

Ketua parlemen Rusia, Vyacheslav Volodin, sebelumnya telah menyatakan bahwa negara-negara Eropa Barat "berubah menjadi rezim totaliter yang dipimpin oleh politisi dan partai yang tidak populer," dengan para pesaing mereka, yang didukung oleh publik, diadili dan dilarang.

Penunjukan partai AfD Jerman sebagai organisasi ekstremis, larangan Prancis terhadap Marine Le Pen untuk mencalonkan diri dalam jabatan publik, dan diskualifikasi Calin Georgescu dari pemilihan presiden Rumania tahun lalu adalah contoh paling nyata dari hal tersebut, menurut Volodin.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Rahasia Diet Ery Makmur...
Rahasia Diet Ery Makmur Turun 30 Kg dalam 10 Bulan, Ternyata Ini Kuncinya!
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Berita Terkini
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Infografis
5 Ayat Al Quran dan...
5 Ayat Al Quran dan Hadis tentang Kiamat Sudah Dekat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved