AS Desak Dewan Keamanan PBB Dukung Rencana Perdamaian Gaza, Rusia Tawarkan Teks Tandingan

Jum'at, 14 November 2025 - 17:17 WIB
loading...
A A A
Trump telah mengesampingkan kemungkinan pengiriman pasukan AS ke Gaza sebagai bagian dari pasukan berkekuatan 20.000 orang yang diusulkan.

Washington mengatakan diskusi telah dilakukan dengan Indonesia, Uni Emirat Arab, Mesir, Qatar, Turki, dan Azerbaijan mengenai kontribusi terhadap pasukan tersebut, tetapi masih ada keraguan tentang pengiriman tentara karena kekhawatiran mereka dapat berkonflik langsung dengan Hamas.

Berbeda dengan draf sebelumnya, iterasi terbaru juga merujuk pada kemungkinan negara Palestina di masa depan, dengan menyatakan, "Kondisi akhirnya mungkin tersedia untuk jalur yang kredibel menuju penentuan nasib sendiri dan kenegaraan Palestina" setelah Otoritas Palestina (PA) melaksanakan reformasi yang diminta.

"Amerika Serikat akan membangun dialog antara Israel dan Palestina untuk menyepakati cakrawala politik bagi koeksistensi yang damai dan sejahtera," tambah resolusi tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pada hari Rabu bahwa ia optimistis resolusi tersebut akan diadopsi, dengan mengatakan "kemajuan yang baik" sedang dicapai dalam negosiasi seputar bahasanya.

Namun, meskipun ada dukungan luas untuk "Dewan Perdamaian" di antara anggota DK PBB, pertanyaan serius masih muncul terkait tidak disebutkannya mekanisme pengawasan apa pun untuk badan tersebut, peran Otoritas Palestina (PA) di masa depan, atau detail konkret tentang mandat ISF dalam teks, lapor AFP.

Dengan tanda tanya yang signifikan ini masih menggantung atas proposal AS, Rusia mengajukan resolusi balasannya sendiri kepada DK PBB pada hari Kamis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Iran Ancam Pembalasan...
Iran Ancam Pembalasan Dahsyat ke AS: Tidak Pernah Mereka Bayangkan Sebelumnya
Rekomendasi
Dewan Eropa Tuding FIFA...
Dewan Eropa Tuding FIFA Buka Pintu Kecurangan
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Sidang Gugatan Praperadilan...
Sidang Gugatan Praperadilan Roy Suryo Jilid III di PN Jaksel Digelar Rabu 22 Juli
Berita Terkini
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
5 Strategi Jitu Tingkatkan...
5 Strategi Jitu Tingkatkan Popularitas, PM Anwar Ibrahim Gunakan Kembaran ala PMX.AI
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved