AS Desak Dewan Keamanan PBB Dukung Rencana Perdamaian Gaza, Rusia Tawarkan Teks Tandingan
Jum'at, 14 November 2025 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
“Tujuan draf kami adalah untuk memungkinkan Dewan Keamanan mengembangkan pendekatan yang seimbang, dapat diterima, dan terpadu menuju tercapainya penghentian permusuhan yang berkelanjutan,” ungkap bunyi nota tersebut.
Pada 8 Oktober, Trump mengumumkan Israel dan Hamas telah menyetujui fase pertama dari rencana perdamaian 20 poin yang banyak digembar-gemborkan untuk Gaza, yang menghentikan konflik dua tahun yang telah mengakibatkan pasukan Israel menewaskan 69.179 orang di wilayah kantong tersebut.
Kesepakatan ini juga memfasilitasi pertukaran tawanan Israel yang ditahan di wilayah kantong tersebut – baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal – dengan tahanan Palestina, serta penarikan sebagian pasukan Israel dan masuknya sejumlah bantuan kemanusiaan.
Meskipun gencatan senjata tetap berlaku, Israel telah berulang kali melanggar perjanjian tersebut dengan melakukan serangan hampir setiap hari yang menewaskan ratusan warga Palestina.
Menunjuk gencatan senjata yang “rapuh” ini dalam notanya pada hari Kamis kepada DK PBB, misi AS mendesak badan tersebut untuk “bersatu dan bergerak maju untuk mengamankan perdamaian yang sangat dibutuhkan” dengan mendukung resolusi Washington.
“(Ini) adalah momen bersejarah untuk membuka jalan menuju perdamaian abadi di Timur Tengah,” ujar dia.
Baca juga: Presiden ICC Desak Kerja Sama Global Tegakkan Surat Perintah Penangkapan Netanyahu
Pada 8 Oktober, Trump mengumumkan Israel dan Hamas telah menyetujui fase pertama dari rencana perdamaian 20 poin yang banyak digembar-gemborkan untuk Gaza, yang menghentikan konflik dua tahun yang telah mengakibatkan pasukan Israel menewaskan 69.179 orang di wilayah kantong tersebut.
Kesepakatan ini juga memfasilitasi pertukaran tawanan Israel yang ditahan di wilayah kantong tersebut – baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal – dengan tahanan Palestina, serta penarikan sebagian pasukan Israel dan masuknya sejumlah bantuan kemanusiaan.
Meskipun gencatan senjata tetap berlaku, Israel telah berulang kali melanggar perjanjian tersebut dengan melakukan serangan hampir setiap hari yang menewaskan ratusan warga Palestina.
Menunjuk gencatan senjata yang “rapuh” ini dalam notanya pada hari Kamis kepada DK PBB, misi AS mendesak badan tersebut untuk “bersatu dan bergerak maju untuk mengamankan perdamaian yang sangat dibutuhkan” dengan mendukung resolusi Washington.
“(Ini) adalah momen bersejarah untuk membuka jalan menuju perdamaian abadi di Timur Tengah,” ujar dia.
Baca juga: Presiden ICC Desak Kerja Sama Global Tegakkan Surat Perintah Penangkapan Netanyahu
(sya)
Lihat Juga :