AS Desak Dewan Keamanan PBB Dukung Rencana Perdamaian Gaza, Rusia Tawarkan Teks Tandingan

Jum'at, 14 November 2025 - 17:17 WIB
loading...
AS Desak Dewan Keamanan...
Warga tinggal di antara puing bangunan di Jalur Gaza. Foto/anadolu
A A A
NEW YORK - Amerika Serikat (AS) mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk secara resmi mendukung rancangan resolusinya yang bertujuan memperkuat rencana perdamaian Gaza Presiden Donald Trump. AS memperingatkan Palestina dapat menanggung "konsekuensi serius" jika tidak melakukannya.

Seruan tersebut muncul ketika Rusia mengajukan "proposal balasan"-nya sendiri terkait Gaza kepada Dewan Keamanan, yang menantang rancangan Washington, menurut salinan yang dilihat kantor berita Reuters.

Seorang juru bicara misi AS untuk PBB mengatakan pada hari Kamis (13/11/2025) bahwa "upaya untuk menimbulkan perpecahan" seputar resolusi Washington hanya akan mengakibatkan "konsekuensi yang serius, nyata, dan sepenuhnya dapat dihindari" bagi warga Palestina di Gaza jika gencatan senjata gagal dan Israel melanjutkan serangannya.

Misi AS secara resmi mengedarkan rancangan resolusinya kepada 15 anggota DK PBB pekan lalu untuk dinegosiasikan mengenai kata-kata dan substansi teks.

Menurut draf teks yang dilihat kantor berita AFP, draf tersebut akan mengesahkan mandat dua tahun yang berlaku hingga akhir 2027 bagi badan pemerintahan transisi di Gaza yang dikenal sebagai "Dewan Perdamaian" yang akan diketuai Trump.

Draf tersebut juga akan mengizinkan negara-negara anggota untuk membentuk "Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) sementara" yang akan bekerja pada "penonaktifan permanen senjata dari kelompok bersenjata non-negara" di Gaza, melindungi warga sipil, dan mengamankan koridor bantuan kemanusiaan.

ISF juga akan bekerja sama dengan Israel, Mesir, dan polisi Palestina yang baru dilatih untuk membantu mengamankan wilayah perbatasan dan mendemiliterisasi wilayah kantong tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Berita Terkini
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved